Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Aljazair Ayman Benabderrahmane mengungkapkan bahwa 42 orang, termasuk 25 orang militer, tewas dalam kebakaran hutan yang meletus di timur ibu kota Aljazair, Aljir.
Foto-foto yang diunggah di media sosial menunjukkan dinding api yang besar dan kepulan asap menjulang di atas pohon-pohon hangus di perbukitan berhutan di wilayah Kabylie, di sebelah timur ibu kota Aljir.
Aljazair bergabung dengan serangkaian negara yang akan dilanda kebakaran besar dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Yunani, Turki, Siprus, Rusia, dan Amerika Serikat.
Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menyampaikan belasungkawa untuk 25 tentara yang tewas ketika menyelamatkan orang-orang di daerah Bejaiea dan Tizi Ouzou, pusat kebakaran.
"Dengan sangat sedih saya mengetahui kematian 25 tentara setelah mereka berhasil menyelamatkan sekitar 100 warga dari kobaran api di pegunungan Bejaia dan Tizi Ouzou," kata presiden melalui Twitter.
Kementerian Pertahanan Aljazair mengatakan tindakan para prajurit telah menyelamatkan 110 orang, yang terdiri dari pria, wanita dan anak-anak dari api.
Radio pemerintah mengatakan tiga pembakar telah ditangkap di distrik utara Medea dan satu lagi di Annaba, sehubungan dengan kebakaran lainnya.
Lebih dari 70 kebakaran terjadi di 14 negara bagian di utara negara itu, termasuk 10 khususnya di sekitar Tizi Ouzou, salah satu kota terpadat di Kabylie.
Petugas medis tampak membawa mayat orang-orang yang tewas dalam kebakaran itu.
Ahli meteorologi mengatakan suhu akan mencapai 46 C pada hari Selasa di negara Afrika Utara yang juga berjuang dengan kekurangan air yang parah.
Menteri Dalam Negeri Aljazair, Kamel Beldjoud, dalam kunjungan ke kota utara, mengatakan kepada televisi bahwa, “Tidak mungkin 50 kebakaran dimulai pada saat yang sama. Kebakaran ini berasal dari kejahatan.”
Direktorat Perlindungan Sipil setempat mengatakan 12 pusat kota utara dilanda kebakaran.
Diduga pembakaran
Radio publik melaporkan penangkapan tiga tersangka pelaku pembakaran di Medea. Pembakaran telah disalahkan atas beberapa kebakaran besar dalam beberapa tahun terakhir di Aljazair.
Bulan lalu, Presiden Tebboune memerintahkan rancangan undang-undang untuk memperketat hukuman karena memulai kebakaran hutan, dengan hukuman hingga 30 tahun penjara dan kemungkinan hukuman penjara seumur hidup jika kebakaran tersebut mengakibatkan kematian.
Pada Juli 2021, tiga orang ditangkap karena dicurigai memulai kebakaran yang menghancurkan 15 kilometer persegi hutan di pegunungan Aures.
Pada tahun 2020, hampir 440 kilometer persegi hutan dihancurkan oleh api, dan beberapa orang ditangkap karena dicurigai melakukan pembakaran.
Pada Senin (9/8), PBB merilis sebuah laporan besar yang menunjukkan bagaimana ancaman dari pemanasan global bahkan lebih akut dari yang diperkirakan sebelumnya.
Ini menyoroti bagaimana para ilmuwan mengukur sejauh mana pemanasan yang disebabkan manusia meningkatkan intensitas dan/atau kemungkinan peristiwa cuaca ekstrem tertentu, seperti gelombang panas atau kebakaran hutan. (Aiw/France24/OL-09)
Tim nasional Aljazair mengakhiri fase grup Piala Afrika 2025 dengan catatan sempurna usai menaklukkan Equatorial Guinea dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup E, Rabu (31/12).
Gol penentu kemenangan Aljazair dicetak kapten tim Riyad Mahrez.
Aljazair resmi melaju ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 setelah menang tipis 1-0 atas Burkina Faso. Gol penalti Riyad Mahrez jadi penentu kemenangan.
Ia menilai keberhasilan Pertamina mengelola aset energi di luar negeri menunjukkan kapasitas perusahaan sebagai pemain penting di sektor energi global.
Riyad Mahrez mencetak dua gol dan membawa Timnas Aljazair menang atas Sudan pada laga pertama Piala Afrika 2025. Laga Aljazair vs Sudan berakhir dengan skor 3-0.
PRANCIS mengatakan pihaknya akan mengusir 12 pejabat Aljazair akibat ketegangan kedua negara yang meningkat menyusul pengusiran 12 pejabat Prancis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved