Rabu 21 Juli 2021, 04:00 WIB

Twitter Tutup Sementara Akun Anggota Dewan Amerika Serikat

Mediaindonesia.com | Internasional
Twitter Tutup Sementara Akun Anggota Dewan Amerika Serikat

FP/Olivier DOULIERY
Ilustrasi

 

Twitter Inc pada Senin (19/7) mengatakan telah menutup sementara akun milik anggota dewan perwakilan rakyat Amerika Serikat dari partai Republik, Marjorie Taylor Greene, terkait cuitan yang melanggar kebijakan misinformasi COVID-19 platform media sosial itu.

Greene mengunggah cuitan yang menyebut bahwa virus korona tidak berbahaya bagi mereka yang tidak obesitas dan berusia di bawah 65 tahun. Dia juga mengatakan bahwa organisasi-organisasi seharusnya tidak memaksakan vaksin dan masker yang “tidak disetujui FDA (badan pengawas makan dan obat-obatan AS). Cuitan-cuitan tersebut dianggap “menyesatkan” oleh platform tersebut.

Amerika Serikat menggunakan vaksin buatan Pfizer Inc, Moderna Inc, dan Johnson & Johnson di bawah izing penggunaan darurat dari FDA. Semua vaksin itu belum disetujui sepenuhnya, namun berbagai studi telah membuktikan efektivitas vaksin-vaksin itu.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden sebelumnya telah menyerukan agar perusahaan-perusahaan media sosial mengambil tindakan terkait misinformasi vaksin.

“Kami mengambil langkah penegakan terhadap akun @mtgreenee terkait pelanggaran Peraturan Twitter, terutama kebijakan informasi menyesatkan COVID-19,” kata seorang juru bicara Twitter dalam pernyataan melalui e-mail.

Akun Greene akan tetap terkunci selama 12 jam, menurut Twitter.

Dalam sebuah pernyataan melalui Facebook Live, Greene mengatakan bahwa dia telah terkunci sementara dari Twitter dan menyalahkan pemerintahan Biden atas upaya untuk mengontrol kebebasan berpendapat.

“Ingatlah, pekan lalu sekretaris pers kita mengatakan bahwa Gedung Putih berupaya untuk menghentikan penyebaran (misinformasi) karena mereka ingin lebih hati-hati dan mereka ingin tetap memegang kendali terkait informasi yang dibagikan tentang COVID-19 dan vaksin, bukankah itu mengkhawatirkan?” kata Greene.

Perwakilan dari partai Republik itu telah dihujani kritik sebelumnya atas komentar terkait pandemi. Pada  Juni, dia meminta maaf usai membandingkan kewajiban memakai masker dan vaksinasi di masa COVID-19 dengan kejadian Holocaust yang menewaskan 6 juta orang Yahudi.

Pada  Januari, Twitter mengunci akun Greene usai ia berdebat dengan pejabat pemilihan negara bagian terkait tuduhan penipuan pemilih. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Jack Guez.

Menhan Israel akan Bahas Spyware Pegasus dengan Prancis

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:05 WIB
Ada sejumlah topik yang akan dibahas, seperti krisis di Libanon, negosiasi nuklir dengan Iran, dan malware Pegasus yang dibuat oleh...
STR / AFP

Junta Myanmar Batalkan Hasil Pemilu yang Menangkan Partai Suu Kyi

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 27 Juli 2021, 16:10 WIB
Investigasi telah mengungkap lebih dari 11 juta kasus kecurangan dalam pemilihan di mana Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Suu Kyi...
AFP/Saeed Khan.

Varian Delta Terkendali, Melbourne akan Cabut Lockdown

👤 Nur Aivanni 🕔Selasa 27 Juli 2021, 13:17 WIB
Setidaknya selama dua minggu, masyarakat tidak dapat mengundang tamu ke rumah mereka dan jumlah orang dalam pertemuan di luar ruangan akan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya