Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Implementasi CEPA Dipercepat

Ant/I-1
22/4/2016 07:20
Implementasi CEPA Dipercepat
(AFP / THIERRY CHARLIER)

SEUSAI mengunjungi Inggris, Presiden Joko Widodo kemarin berkunjung ke Belgia.

Dalam kunjungannya itu, Jokowi bertemu dengan sejumlah petinggi Uni Eropa (UE).

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden ke Belgia, Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang punya perjanjian kemitraan dengan UE.

Namun, implementasi Perjanjian Menyeluruh Kemitraan Ekonomi (CEPA) hingga kini belum dilakukan.

"Ini sudah bertahun-tahun, tapi belum selesai. Presiden Jokowi mengarahkan itu untuk mempercepat ini," kata Menlu di Brussels, kemarin.

Jokowi berharap implementasi CEPA segera dimulai sehingga dapat terwujud dalam waktu dekat.

"Saya berharap negosiasi segera dimulai. Indonesia siap melakukan negosiasi sejalan dengan komitmen Indonesia. CEPA akan membuat ekonomi lebih terbuka dan kompetitif," kata Presiden Jokowi dalam pernyataan bersama dengan Presiden Komisi Eropa, Jean Claude Juncker, di Brussels, kemarin.

Presiden mengatakan, merupakan kehormatan bagi Indonesia untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Eropa.

"Sebelum meeting, saya bertemu Presiden Parlemen Eropa. Indonesia dan Uni Eropa selangkah lebih maju," katanya dalam bahasa Inggris.

Jokowi menyebutkan, dalam pertemuan dirinya dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan PM Inggris David Cameron, mereka memberikan dukungan untuk negosiasi CEPA.

"CEPA akan menguatkan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa," katanya.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Komisi Eropa, Federica Mogherini, di Ruang Le Boudoir, Wiltcher's Steigenberger, Brussels, Kamis pagi waktu setempat atau Kamis sore WIB, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kerja sama yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Uni Eropa.

Di sisi lain, Wakil Presiden Komisi Eropa menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Pemerintah RI dalam menengahi konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Presiden Jokowi menyampaikan harapan agar para pimpinan UE dapat secara aktif menyebarkan nilai-nilai toleransi.

Yang ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu ialah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, dan Duta Besar RI untuk UE, Yuri O Thamrin, serta Direktur Kerja Sama Intrakawasan, Dewi Tobing.(Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya