Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Brasil Dilma Rousseff sedang menghadapi tekanan politik dan krisis kepercayaan di dalam negeri. Ia bersumpah mengobarkan perang 'panjang' dalam melawan pelengseran dirinya pada Senin (18/4) waktu setempat.
Saat memberikan tanggapan pertamanya atas putusan majelis rendah kongres yang ma-yoritas mendukung pemakzulan dirinya pada Minggu (17/4), Rousseff bersikap emosional dan agresif.
"Saya merasa sakit hati dengan keputusan (majelis rendah) tersebut," kata Rousseff dalam konferensi pers yang disiarkan langsung sebuah stasiun televisi, Senin (18/4).
Dalam pernyataannya, Rousseff mengulas balik keberhasil-annya untuk bisa bertahan dari tekanan rezim diktator militer pada 1970-an. Ia mendapat penyiksaan karena bergabung dengan kelompok gerilya.
Kisah perjalanan politik yang disampaikan Rousseff tersebut seakan ingin menyampaikan pesan peringatan kepada para lawan politiknya. Ia menunjukkan siapa dirinya sebenarnya.
"Saya memiliki kekuatan, semangat, dan keberanian. Saya tidak bisa dikalahkan, saya tidak akan lumpuh. Saya akan terus berjuang dan saya akan berjuang seperti yang saya lakukan sepanjang hidup saya," tegas perempuan presiden pertama Brasil itu. (AFP/Hym/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved