Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA delapan migran asal Afrika tewas dan puluhan lainnya hilang dalam tragedi tenggelamnya perahu di dekat pantai Libia, kemarin.
Tim SAR dan organisasi nonpemerintah terus berjuang mencari para korban lainnya.
Lembaga bantuan asal Prancis, SOS Mediterranee, menyatakan pihaknya telah mengerahkan kapal The Aquarius dan berhasil menyelamatkan 108 korban yang tengah terapung-apung di lautan.
Satu dari beberapa korban yang selamat mengatakan kepada awak kapal The Aquarius bahwa jumlah penumpang di perahu yang tenggelam mencapai sekitar 135 orang.
Perahu yang kelebihan muatan itu baru saja meninggalkan Pelabuhan Sabratha, Libia, sekitar 9 jam.
Delapan penumpang dipastikan telah tewas.
Enam mayat mereka ditemukan di bawah perahu yang terbalik.
SOS Mediterrranee yang mengerahkan kapal The Aquarius menjalin kerja sama dengan organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF).
Mereka telah berjuang menyelamatkan para migran dari Afrika dan Timur Tengah sejak Minggu (17/4).
Organsasi Internasional untuk Migrasi (IOM) juga melaporkan sebanyak 352 migran tewas di wilayah perairan yang berada di antara wilayah Libia dan Italia selama tahun ini. (AFP/Drd/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved