Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Presiden Park Kunjungi Iran

Dio
19/4/2016 03:00
Presiden Park Kunjungi Iran
(AP/Baek Seung-ryul)

PRESIDEN Korea Selatan Park Geun-hye bakal memulai kunjungannya ke Iran, bulan depan. Park menjadi Presiden Korsel pertama yang berkunjung ke 'Negeri Khomeini' tersebut sejak mereka memiliki hubungan diplomatik pada 1962.

Meski Iran pernah dikenai sanksi terkait dengan pengayaan nuklir, pemerintah Korsel tampaknya mengabaikan hal tersebut.

Menurut Kantor Kepresidenan Korsel, kunjungan itu untuk menjajaki kemungkinan pembukaan pasar baru bagi kepentingan ekspor Korsel.

Iran merupakan negara dengan perekonomian tertinggi kedua di Timur Tengah.

Korsel tampaknya bakal mendorong para pengusaha mereka, terutama di bidang kimia, infrastruktur, dan teknologi informasi, untuk berinvestasi di Iran.

Menurut rencana, dalam kunjungan yang berlangsung 1-3 Mei nanti, Park bakal bertemu Presiden Iran, Hassan Rouhani.

Salah satu permasalahan yang bakal dibahas kedua pemimpin tersebut ialah soal perkembangan situasi di Semenanjung Korea yang kian memanas.

Korsel selama ini berseteru dengan tetangga mereka, Korea Utara, yang belakangan ini gencar memprovokasi dengan melakukan uji coba rudal.

Seperti halnya Iran, Korut dianggap sedang mengembangkan nuklir untuk dijadikan senjata pemusnah massal.

Pihak Amerika Serikat yang merupakan seteru Korsel mencurigai Iran dan Korut bekerja sama berbagi informasi mengenai pengembangan teknologi rudal balistik.

Kedua negara juga pernah dijatuhi sanksi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait pengayaan nuklir. (AFP/dio/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya