Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA negosiator oposisi Suriah, Mohammed Alloush, kemarin, melontarkan desakan untuk melakukan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah.
Padahal, ia mengetahui gencatan sentara antara pasukan pemerintah Suriah dan para pejuang pemberontak tengah dilakukan.
Alloush ialah seorang tokoh terkemuka dari kelompok Jaish al-Islam (Tentara Islam) dan menjadi negosiator yang mewakili Komisi Negosisi Tinggi (HNC) atau kalangan oposisi Suriah dalam perundingan damai di Jenewa, Swiss.
Seorang rekan dari kalangan oposisi mengatakan pernyataan Alloush tidak mewakili organisasi HNC.
Namun, ucapan Alloush dapat memberikan dampak signifikan kepada kelompok oposisi Suriah lainnya.
'Jangan percaya rezim (Suriah) dan jangan menunggu belas kasihan', tulis Alloush dalam Twitter-nya.
"Serang pada leher mereka. Serang mereka di mana pun," ucap Alloush yang juga mengutip sebuah ayat kitab suci.
Kelompok Jaihs al-Islam dipimpin Alloush sebagai kelompok yang turut melakukan kesepakatan gencatan senjata antara kelompok pemberontak moderat dan pasukan pemerintah Suriah.
Namun, banyak pelanggaran dalam gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dan Rusia itu.
Pasukan Suriah telah melakukan sejumlah serangan terhadap kelompok pemberontak yang menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata.
Dengan situasi yang tidak kondusif, pelaksanaan perundingan damai di Jenewa, Swiss, terancam gagal. (AFP/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved