Minggu 17 April 2016, 18:12 WIB

PPATK Klarifikasi WNI di Panama Papers

Andhika Prasetyo | Internasional
PPATK Klarifikasi WNI di Panama Papers

Ist

 

PUSAT Pelaporan Dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), melalui tim khususnya, masih terus berusaha mengklarifikasi nama-nama warga negara Indonesia yang tercantum dalam Panama Papers.

"Saat ini proses masih terus berlangsung. Kita masih mencocokkan semua nama-nama yang ada di daftar Panama Papers," ujar Wakil PPATK Agus Santoso.

Ia mengatakan tim khusus mengklarifikasi nama-nama yang tertera dalam Panama Papers dari empat acuan. "Pertama kita cocokkan nama-nama yang pernah terlapor dalam Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK dan memang pernah menjadi buronan," tutur Agus.

Lalu, lanjutnya, nama-nama yang terlapor sebagai Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LTKM) juga juga menjadi fokus tim khusus.

"Yang ketiga, pejabat negara atau Politically Exposed Person yang terkait dengan LHA dan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) juga menjadi sasaran, terlebih jika mereka dicurigai memiliki perusahaan di negara-negara surga pajak," imbuh Agus.

Terakhir, profesi terkait, baik di sektor jasa keuangan, penyedia barang dan jasa serta profesi tertentu, yang diduga membantu menyamarkan uang-uang ilegal juga masuk dalam radar. "Seperti pengacara, notaris dan lain-lain," jelasnya.

Agus mengungkapkan tim khusus yang mereka bentuk tidak hanya bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak, melainkan dengan semua lembaga dan instansi yang memiliki kewenangan untuk menindak nama-nama yang tertera di dalam Panama Papers.

"Kalau terkait dengan pengendalian dan pengemplangan pajak, kita jelas bekerja sama dengan satuan tugas penyelidik dari Dirjen Pajak," ucap Agus.

Nantinya, setelah terklarifikasi, papar Agus, pihaknya akan menyerahkan nama-nama tersebut kepada pihak berwenang yang berhak melakukan penindakan. "PPATK tidak punya kewenangan untuk memanggil mereka, jadi semua kita serahkan kepada penegak hukum," jelasnya. (OL-2)

Baca Juga

AFP/Oliver Contreras

Biden Tegaskan tidak akan Pernah Akui Aneksasi Ukraina oleh Rusia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 09:57 WIB
"Kehendak sebeneranya dari warga Ukraina terlihat jelas setiap hari saat mereka mengorbankan jiwa raga untuk mempertahankan...
AFP/Gavriil GRIGOROV

Putin Akui Kemerdekaan Dua Wilayah Ukraina

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 09:20 WIB
Moskow mengatakan akan menganeskasi empat wilayah Ukraina dalam sebuah upacara besar-besaran di Kremlin pada hari ini, Jumat...
katolikku.com

Uskup Timor Leste Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Dituding Lecehkan Anak-Anak

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 06:30 WIB
Belo, yang berbagi Nobel Perdamaian 1996 dengan Jose Ramos Horta, pertama kali diselidiki oleh Vatikan pada 2019 atas tuduhan melecehkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya