Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pemuda berusia 18 tahun bersenjatakan pedang mirip samurai menyerbu sebuah daycare di Kota Saudades, Brasil, Selasa (4/5). Aksinya menewaskan tiga anak dan dua staf fasilitas yang berada di wilayah selatan Brasil itu.
Pelaku kemudian menggunakan senjatanya itu untuk melukai leher dan perutnya.
"Dia dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis," ujar polisi Saudades, kota berpenduduk 10 ribu orang di Negara Bagian Santa Catarina.
Baca juga: Brasil Kesulitan Berikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19
Polisi belum mengetahui motif aksi penyerangan itu dan mengatakan pelaku tidak memiliki catatan kejahatan.
"Ketika petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi, mereka melihat pemandanagan yang mengerikan. Sejumlah anak telah tewas, begitu juga dengan staf," ujar petugas gawat darurat Leonardo Ecco.
Aline Biazebetti, yang rumahnya berada dekat daycare itu, mengisahkan kengerian yang terjadi.
"Saya mendengar teriakan. Saya mengatakan kepada ayah saya, 'Sesuatu terjadi di dalam daycare'. Saya kemudian pergi ke luar dan melihat seorang staf yang berkata, 'Tolong telpon polisi. Seorang pria bersenjata datang dan membunuhi anak-anak'," ungkapnya.
Gubernur Santa Catarina Daniela Renehr menetapkan tiga hari berkabung di negara bagian itu.
Serangan mematikan di sekolah di Brasil terjadi pada Maret 2019 ketika dua mantan pelajar menembak mati delapan orang sebelum bunuh diri di semua SMU di Kota Suzano, dekat Sao Paulo. (AFP/OL-1)
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved