Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN umat Katolik, Paus Fransiskus berencana mengunjungi Labos yang menjadi tempat penampungan sementara jutaan pengungsi di perbatasan Yunani-Masedonia.
Menurut Paus, kunjungannya itu sebagai bentuk solidaritas.
"Pada Sabtu nanti saya akan ke Lesbos, di mana banyak pengungsi di sana. Ini sebagai bentuk solidaritas bagi mereka dan juga rakyat kepulauan itu, serta masyarakat Yunani pada umumnya," kata Paus dalam pidatonya di Saint Peter's Square, Vatikan, kemarin.
Paus juga mengajak umat Katolik berdoa bersamanya.
Belum lama ini, Uni Eropa dan Turki bersepakat untuk memulangkan para pengungsi yang ada di Labos ke Istanbul. Hal ini mengundang kecaman dari lembaga pemerhati hak asasi manusia.
Dalam berbagai kesempatan, Paus juga kerap mengkritik sebagian negara-negara Eropa yang menutup pintu bagi para pengungsi yang umumnya datang dari Timur Tengah.
Dia menyerukan seharusnya negara-negara tersebut membantu mereka yang tertindas akibat perang dan kemiskinan, bukan malah menolak kedatangan mereka.
Paus sebelumnya pernah mengunjungi Lampedusa, sebuah kepulauan di Italia yang menjadi penampungan para pelarian/migran dari Libia. (AFP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved