Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Rousseff Tuduh Wapres Temer Lakukan Kudeta

Ths
14/4/2016 01:30
Rousseff Tuduh Wapres Temer Lakukan Kudeta
(AFP / EVARISTO SA)

SITUASI politik Brasil terus memanas.

Setelah Komite Khusus Parlemen mengusulkan pemakzulan terhadap Presiden Dilma Rousseff, kini giliran Rousseff yang menuding Wakil Presiden Brasil Michel Temer berada di balik upaya pemakzulan dirinya.

Dalam pidatonya, Rousseff dengan suara lantang mengatakan, "Dari rekaman yang beredar, jelas ada salah seorang pemimpin kita berpura-pura menjadi presiden di republik ini. Tidak ada lagi keraguan bagi saya bahwa telah terjadi kudeta," ujar Rousseff, kemarin.

Namun, ia tidak secara eksplisit menyebut nama Temer sebagai pemimpin yang dia maksudkan.

Rousseff memang tidak asal ucap.

Tudingan kudeta muncul setelah rekaman latihan pidato Temer beredar luas di masyarakat.

Dalam rekaman itu, Temer berpidato seolah-olah dia dikukuhkan sebagai presiden jika Rousseff digulingkan.

Dalam rekaman itu Temer mengatakan sanggup untuk menggantikan Rousseff.

"Topeng konspirator telah tergelincir," tambah Rousseff. "Kiini kita hidup di zaman yang aneh dan mengkhawatirkan, zaman penuh kepura-puraan, dan pengkhianatan terhadap kepercayaan," kata dia.

Sementara itu, Temer, yang akan mengambil alih kepemimpinan jika Rousseff dimakzulkan, mengatakan perang sedang dilancarkan terhadap dirinya.

"Saya tidak sedang berperang, saya hanya membela diri saya sendiri," kata dia kepada Globo News.

Namun, Temer seakan memberikan sinyal bahwa ia siap menggantikan Rousseff dengan mengatakan,

"Bukan mau bicara, melainkan dengan segala kerendahan hati, saya harus katakan saya memiliki banyak pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat."

Voting pemakzulan Rousseff akan digelar pada Minggu (17/4) nanti. Hasil voting bisa diketahui hari itu juga.

Jika suara Majelis Rendah Brasil mencapai mayoritas atau dua per tiga, yaitu sebanyak 342 deputi, kasus Rousseff akan dikirim ke senat untuk selanjutnya diambil keputusan.

Jika senat sudah mengiyakan, Rousseff harus lengser dari jabatannya dan menyerahkannya kepada Wakil Presiden Michel Temer.

Survei terbaru menunjukkan, dari 513 deputi di majelis rendah, 300 menyetujui pemakzulan dan 125 menolak, dan 88 ragu-ragu.

Dibutuhkan sedikitnya 342 suara untuk membawa rekomendasi majelis rendah ke senat. (AFP/Ths/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya