Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS), Rabu (7/4), mengungkapkan komitmen untuk menarik semua personel militer dari Irak meski tidak menetapkan tenggat untuk melakukan hal itu.
Dialog strategis pertama antara AS dan Irak di era pemerintahan Presiden Joe Biden terjadi saat kelompok paramiliter Syiah menembakkan roket setiap hari ke markas pasukan asing di Baghdad.
Kedua negara, dalam konferensi video yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein, sepakat bahwa pasukan Irak telah siap untuk mendapatkan tambahan tanggung jawab.
Baca juga: Biden akan Umumkan Kebijakan Antikekerasan Senjata Api
"Kedua pihak sepakat bahwa misi AS dan pasukan koalisi saat ini akan berfokus pada pelatihan dan memberi nasehat sehingga memungkinkan penarikan pasukan tempur AS dari Irak," ungkap kedua pihak dalam pernyataan bersama.
Seruan agar pasukan AS ditarik dari Irak menguat pada Januari 2020 setelah mantan Presiden AS Donald Trump memerintahkan pembunuhan komandan militer Iran Qasem Soleimani saat berada di Baghdad. (AFP/OL-1)
Turki sinyalkan intervensi ke Irak utara jika PKK dan PJAK terlibat perang Iran. Erdogan tegaskan sikap itu kepada Trump di tengah eskalasi konflik kawasa
Video geolokasi terbaru menunjukkan sistem pertahanan udara AS berusaha mencegat serangan drone dan roket di dekat Kedubes AS di Baghdad.
Enam tentara AS tewas setelah pesawat KC-135 jatuh di Irak. Pentagon tutup mulut soal detail korban KIA dan WIA di tengah eskalasi perang yang terus memakan korban.
Pesawat KC-135 AS jatuh di Irak barat. Centom sebut murni kecelakaan teknis, sementara pihak Iran klaim akibat serangan sistem pertahanan udara Irak.
IRAK menghentikan seluruh operasi di pelabuhan minyaknya setelah serangan kapal tanker di kawasan Teluk Arab. Insiden tersebut menambah ketegangan di Selat Hormuz yang melibatkan Iran
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah drone menghantam fasilitas milik Amerika Serikat di Baghdad, Selasa (10/3) di tengah konflik Irak dan Iran
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved