Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SWISS, Rabu (24/3), mengatakan pelancong asal Amerika Serikat (AS) dan Inggris tidak lagi harus menjalani karantina setibanya di negara itu seiring menurunnya kasus covid-19 di kedua negara itu.
Otoritas kesehatan Swiss juga mengatakan mereka bersiap mengeluarkan sertifikat bagi warga yang telah menerima vaksin covid-19.
Dalam pembaharuan terhadap daftar merah negara dan kawasan yang warganya harus menjalani karantina jika tiba di Swiss, kementerian kesehatan negara Eropa itu mengatakan pelancong asal AS, negara dengan angka kasus covid-19 terbanyak di dunia, dan Inggris, tidak lagi harus menjalani karantina per 5 April mendatang.
Baca juga: Wina akan Berlakukan Lockdown Selama Paskah
Kedua negara itu dianggap melakukan kemajuan pesat dalam kampanye vaksinasi covid-19 dan mengalami penurunan angka kasus virus korona.
Irlandia, Qatar, Lithuania, serta kawasan Italia dan Prancis juga dikeluarkan dalam daftar merah yang kini berisi 44 negara dan 28 kawasan itu.
Namun, Yunani, Bosnia-Herzegovina, Jamaika, Paraguay, Tanzania, dan Ukraina telah ditambakan dalam daftar itu. Hal itu berarti pelancong dari negara-negara itu harus menjalani karantina selama 10 hari setibanya mereka di Swiss meski mereka membawa hasil negatif tes covid-19.
Swiss menempatkan negara dan kawasan dalam daftar merah karena negara-negara itu memiliki tingkat infeksi covid-19 yang lebih tinggi dari Swiss selama 14 hari terakhir.
Per Rabu (24/3), kasus baru covid-19 di Swiss adalah 523 per 100 ribu penduduk.
Negara berpenduduk 8,6 juta jiwa itu, hingga kini, melaporkan 585.500 kasus covid-19 dan hampir 9.500 kematian. (AFP/OL-1)
Pengacara keluarga Cyane Panine mengungkap fakta baru terkait kebakaran maut di Bar Le Constellation, Swiss. Pemilik dituduh lalai hingga tewaskan 40 orang.
Tim Polandia resmi menjadi juara United Cup 2026 setelah mengalahkan Swiss 2-1 di final. Iga Swiatek dan Hubert Hurkacz catat sejarah baru.
Wali Kota Crans-Montana meminta maaf setelah terungkap Bar Le Constellation, lokasi kebakaran maut yang menewaskan 40 orang, tidak diaudit sejak 2019.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved