Kamis 11 Maret 2021, 22:31 WIB

AS Harus Pangkas 57 Persen Menuju Emisi Nol Bersih pada 2050

Mediaindonesia.com | Internasional
AS Harus Pangkas 57 Persen Menuju Emisi Nol Bersih pada 2050

grist.org
Ilustrasi

 

Amerika Serikat perlu menetapkan target untuk memangkas emisi gas rumah kaca antara 57 persen hingga 63 persen di bawah tingkat tahun 2005 pada tahun 2030 untuk mencapai tujuan jangka panjang pemerintahan Biden, yakni emisi nol bersih pada tahun 2050, menurut analisis baru yang dirilis pada Kamis (11/3).

Climate Action Tracker (CAT) menganalisis rencana Presiden Joe Biden untuk mendekarbonisasi sektor listrik, bangunan komersial, dan armada kendaraan baru dan menyimpulkan bahwa agar Amerika Serikat dapat memainkan perannya untuk membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius - tujuan dari Perjanjian Paris - negara itu harus memotong setidaknya 57 persen dari emisinya pada akhir dekade ini.

Analisis tersebut dilakukan sebelum Amerika Serikat mengumumkan janji Perjanjian Paris baru untuk tahun 2030 yang dikenal sebagai Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional menjelang KTT para pemimpin iklim yang akan diselenggarakan negara itu pada 22 April.

Pejabat Uni Eropa dan kelompok lingkungan menyerukan Washington untuk mengurangi emisi setidaknya 50 persen dekade ini di bawah tingkat 2005.

Tindakan kuat yang diambil Amerika Serikat akan menggema di seluruh dunia, dan mendorong negara-negara lain untuk turut melangkah untuk mengadopsi jenis target yang mereka butuhkan untuk membuat nol bersih global menjadi kenyataan, kata Bill Hare dari Climate Analytics, yang merupakan mitra dari CAT dengan NewClimate Institute.

Kelompok lingkungan lainnya, termasuk Union of Concerned Scientists (UCS), bergabung dengan Institut Sumber Daya Dunia, Dana Pertahanan Lingkungan, Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam, telah menggabungkan sekitar 50 persen target pengurangan untuk tahun 2030.

Tim iklim Biden, yang dipimpin oleh Penasihat Iklim Nasional Gina McCarthy dan Utusan Iklim John Kerry, bekerja dengan semua badan pemerintah dan mengadakan pertemuan dengan perusahaan utilitas dan mobil untuk menyusun tujuan barunya.

Laporan CAT mengatakan bahwa rencana administrasi Biden untuk mendekarbonisasi sektor kelistrikan AS pada tahun 2035 konsisten dengan arah Perjanjian Paris tetapi perlu memperkuat rencana untuk memangkas emisi di gedung-gedung dan sektor kendaraan. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

Biden Peringatkan akan Bencana bagi Rusia jika Menginvasi Ukraina

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 20 Januari 2022, 15:04 WIB
Biden mengatakan kepada wartawan bahwa dia yakin Putin akan menguji para pemimpin...
AFP/Ahmad Gharabli.

Prancis, Jerman, Italia, Spanyol Desak Israel Setop Pemukiman Ilegal

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 13:40 WIB
Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia mengutuk keras tindakan Israel yang mengusir paksa keluarga Salhiya dari rumah dan tanahnya di...
trustnodes.com

Twitter Ambil Langkah Tegas Blokir Akun Miliader Meksiko

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 20 Januari 2022, 13:12 WIB
Twitter mengatakan bahwa mereka telah memblokir akun miliarder Meksiko Ricardo Salinas Pliego karena perilaku kasar, dilansir Reuters,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya