Rabu 03 Maret 2021, 23:05 WIB

Positif Covid-19 di Portugal Turun, PM Ingatkan Tetap Patuhi Atura

Mediaindonesia.com | Internasional
Positif Covid-19 di Portugal Turun, PM Ingatkan Tetap Patuhi Atura

neweurope.eu
Portugal

 

Portugal memiliki pasien Covid-19 paling sedikit di rumah sakit dalam empat bulan, berdasarkan data pada Selasa (2/3), saat Perdana Menteri Antonio Costa memperingatkan warganya untuk mematuhi aturan pembatasan sosial.

PM Costa menekankan bahwa pemberlakuan pembatasan dan penguncian tetap penting di Portugal yang sebulan lalu sempat melampaui tingkat kematian global akibat Covid.

Selama beberapa pekan pada Januari, layanan kesehatan Portugal kewalahan karena adanya lonjakan kasus infeksi virus korona dan kematian per kapita terburuk di dunia akibat Covid.

Namun, penguncian nasional yang diberlakukan pada 15 Januari telah dengan cepat menurunkan angka-angka kasus dan kematian itu.

Sebanyak 38 korban jiwa dan 691 kasus baru Covid yang tercatat pada Selasa (2/3) kembali setara dengan rata-rata kasus dan angka kematian yang tercatat pada Oktober tahun lalu, ketika bisnis masih buka.

Otoritas kesehatan DGS mengatakan 1.997 pasien menerima perawatan untuk Covid-19 di bangsal rumah sakit non-ICU, yang merupakan jumlah terendah sejak 31 Oktober.

Angka itu juga menunjukkan penurunan tajam dari jumlah sebelumnya, yakni 6.869 pasien yang dirawat di rumah sakit pada awal Februari.

Ada 446 pasien perawatan intensif pada Selasa, atau turun sebanyak 23 orang dari Senin, kata DGS.

Menurut publikasi daring Our World In Data, total gabungan pasien rawat inap saat ini di Portugal adalah yang terendah sejak 1 November.

Berdiri di luar sebuah rumah sakit di Lisbon, Perdana Menteri Antonio Costa mendesak warga untuk terus mematuhi aturan pembatasan sosial agar penguncian (lockdown) dapat dicabut secara bertahap. "Gagasan bahwa sebuah tragedi tidak terulang adalah salah. Hal itu bisa terjadi lagi jika manusia mengulangi perilaku yang sama," kata Costa

Para pejabat Portugis menyebut bahwa lonjakan kasus Covid pada Januari disebabkan oleh infeksi virus corona varian baru yang lebih menular yang pertama kali terdeteksi di Inggris, namun juga mengakui bahwa pelonggaran pembatasan pergerakan selama Natal juga turut menyebabkan lonjakan kasus itu. "Kami tidak bisa membuat kesalahan itu lagi," kata Costa.

Rencana untuk melonggarkan penguncian secara perlahan diharapkan akan diumumkan pada 11 Maret. "Ada lebih banyak orang yang telah divaksin daripada mereka yang terinfeksi dan itu seharusnya membuat kita melihat ke masa depan dengan harapan baru," kata Menteri Kesehatan Marta Temido.

Dari populasi Portugal yang berjumlah lebih dari 10 juta orang, sebanyak 885.109 orang telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/Andrew Harnik

Biden: Waktunya Mengakhiri Perang AS di Afghanistan

👤Widhoroso 🕔Kamis 15 April 2021, 03:45 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden, Rabu (14/4) menyatakan saat inilah 'waktu untuk mengakhiri' perang terpanjang Amerika dengan...
al-shabaka.org

Kasus Baru Positif Covid-19 di Palestina Tembus 1.911 Kasus

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 23:55 WIB
Palestina pada Selasa (13/4) mencatat 1.911 kasus baru Covid-19 dan 18 kematian, menurut Menteri Kesehatan Mai...
Dok Kemlu

KJRI Los Angeles Gelar Vaksinasi untuk WNI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 14 April 2021, 23:35 WIB
kegiatan tersebut diselenggarakan di United Indonesian Seventh-day Adventist Church (UNISDAC), Fontana, San Bernardino...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya