Sabtu 30 Januari 2021, 17:50 WIB

Dimasukkan dalam Daftar Hitam, Xiaomi Gugat Pemerintah AS

mediaindonesia.com | Internasional
Dimasukkan dalam Daftar Hitam, Xiaomi Gugat Pemerintah AS

GREG BAKER / AFP
Warga melewwati gerai Xiaomi di Beijing, Tiongkok. Pemerintah AS telah memasukan nama perusahaan Xioami dalam daftar hitam.

 

XIAOMI Corp mengajukan gugatan hukum terhadap Departemen Pertahanan dan Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) karena mereka masuk daftar hitam pemerintah AS.

Departemen Pertahanan AS saat AS masih dipimpin Donald Trump, memasukkan Xiaomi dan delapan perusahaan lainnya ke daftar perusahaan yang berkaitan dengan militer Tiongkok, dikutip dari Reuters, Sabtu (30/1).

Baca juga: Xiaomi Sebut Gugatan ke AS Untuk Lindungi Nilai Saham

Investor Amerika diminta memecah kepemilikan di perusahaan-perusahaan tersebut dalam kurun waktu tertentu.

Xiaomi dalam berkas keberatan tersebut mengatakan penilaian tersebut 'tidak sah dan tidak sesuai konstitusi', serta menegaskan perusahaan tidak diatur oleh tentara Pembebasan Rakyat.

Tuntutan yang dialamatkan kepada Menteri PertahananAS Lloyd Austin dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen dalam pemerintahan Presiden Joe Biden ini juga menyebutkan larangan investasi, yang efektif berlaku mulai 15 Maret, akan menyebabkan 'kerusakan segera dan tidak bisa diperbaiki terhadap Xiaomi'.

Xiaomi mengatakan 75%n dari hak suara perusahaan dipegang oleh para pendiri mereka, Lin Bin dan Lei Jun, tidak ada kepemilikan atau kontrol dari orang atau badan yang berhubungan dengan militer Tiongkok.

Mereka juga menekankan ada "sejumlah penting" pemegang saham yang berasal dari AS, bahkan tiga dari sepuluh besar pemegang saham biasa merupakan grup investasi dari AS.

"Lebih lanjut, pendapat publik bahwa Xiaomi berasosiasi dengan militer Tiongkok akan merusak secara signifikan posisi Xiaomi terhadap mitra bisnis dan konsumen, menyebabkan reputasi rusak yang tidak bisa segera dihitung atau diperbaiki dengan mudah".

Departemen Pertahanan dan Departemen Keuangan AS belum memberikan pernyataan terkait tuntutan Xiaomi ini. (Ant/OL-09)

Baca Juga

Ist/DPR

BKSAP Desak Dewan Keamanan PBB Bentuk Pasukan Perdamaian untuk Palestina

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 07:43 WIB
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengutuk keras serangan terbaru Israel kepada warga...
AFP/Hector RETAMAL

Varian Omikron Muncul Lagi di Xinjiang dan Tibet saat Puncak Liburan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:30 WIB
Selama 1-21 Juli 2022, Xinjiang telah menerima 25,5 juta wisatawan atau naik 15,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama...
AFP/Tang Chhin Sothy.

UE Serahkan Teks Final Kesepakatan Nuklir, Respons AS dan Iran Ditunggu

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:53 WIB
Uni Eropa mengatakan Selasa (9/8) bahwa mereka mengharapkan Teheran dan Washington untuk sangat cepat menanggapi teks final yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya