Kamis 14 Januari 2021, 13:37 WIB

Presiden Donald Trump Dukung Larangan Investasi AS di Tiongkok

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Presiden Donald Trump Dukung Larangan Investasi AS di Tiongkok

MANDEL NGAN / AFP
Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah untuk memperkuat larangan investasi AS di perusahaan militer Tiongkok.

 

GEDUNG Putih mengungkapkan, Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah untuk memperkuat larangan investasi AS di perusahaan militer Tiongkok pada November 2020.

Perintah tersebut akan membatasi akses Tiongkok ke pasar modal AS beberapa hari sebelum Trump dia meninggalkan Gedung Putih.

Di bawah arahan yang diamandemen, pada 11 November 2020, investor AS akan diminta untuk sepenuhnya melepaskan kepemilikan mereka atas sekuritas perusahaan yang ditunjuk oleh Departemen Pertahanan sebagai milik atau dikendalikan oleh militer Tiongkok.

Perubahan tersebut memperluas cakupan perintah eksekutif awal November 2020, yang awalnya hanya membatasi investor AS untuk membeli sekuritas itu pada tanggal tersebut. Sebelumnya dilaporkan bahwa perubahan itu sedang dipertimbangkan.

"Perintah eksekutif hari ini memastikan bahwa Amerika Serikat mempertahankan alat utama untuk melindungi investor AS agar tidak mendanai modernisasi militer Tiongkok," kata seorang pejabat senior pemerintahan.

Perintah eksekutif itu adalah bagian dari upaya Trump untuk memperkuat warisannya yang keras pada Tiongkok di akhir masa jabatannya. Mereka juga berusaha untuk memberikan gigi pada undang-undang 1999 yang menugaskan Departemen Pertahanan untuk menyusun daftar perusahaan Tiongkok yang diyakini dimiliki atau dikendalikan oleh militer Tiongkok.

Di antara 35 perusahaan yang sejauh ini masuk daftar hitam DOD adalah pembuat chip Tiongkok SMIC dan raksasa minyak CNOOC. Tetapi sebelumnya dilaporkan bahwa pemerintah telah membatalkan rencana untuk memasukkan raksasa teknologi Alibaba, Baidu dan Tencent ke dalam daftar hitam.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Kedutaan Besar Tiongkok di Washington, AS. (Aiw/CNA/OL-09)

Baca Juga

Adam TAYLOR / PRIME MINISTER OFFICE AUSTRALIA / AFP

Perdana Menteri Australia Tidak Gentar dengan Ancaman Google

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 22 Januari 2021, 21:24 WIB
Dengan aturan yang itu, Australia akan mengikat Google dan Facebook agar bernegosiasi dengan perusahaan media terkait nilai konten...
AFP/Kevin Dietsch

Calon Menkeu AS Setuju Kenaikan Pajak Perusahaan dan Orang Kaya 

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 18:09 WIB
Panel Keuangan Senat dijadwalkan untuk memajukan pencalonan Yellen pada Jumat waktu...
theaseanpost.com

Mali Berencana Beli 8,4 Juta Dosis Vaksin

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 17:28 WIB
Akan menelan biaya lebih dari US$57 juta atau sekitar Rp802...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya