Rabu 13 Januari 2021, 12:58 WIB

Malaysia Umumkan Darurat Nasional Karena Tingginya Kasus Covid-19

Fetry Wuryasti | Internasional
Malaysia Umumkan Darurat Nasional Karena Tingginya Kasus Covid-19

AFP/Rafiuddin Abdul Rahman
Warga berjalan di kawasan Menara Berkembar Petronas Kuala Lumpur memakai masker (7/9/2020)

 

SAAT ini Raja Malaysia telah memberikan pengumuman terkait dengan keadaan darurat nasional untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 50 tahun terakhir.Pengumuman tersebut menangguhkan langkah parlemen untuk pertama kalinya sejak tahun 1969.

Keputusan darurat tersebut tentu memberikan kesempatan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk menangani kenaikkan kasus wabah Covid-19.

Baca juga: Pompeo Sebut Iran Sebagai Rumah Baru Al-Qaeda                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        

"Sontak akibat pengumuman tersebut, mata uang Ringgit dan Indeks Malaysia langsung terkapar setelah pengumuman tersebut. Muhyiddin juga resmi memberlakukan penguncian ketat selama 2 minggu di sebagian besar daerah mulai hari ini," kata Associate Director of Research and Investment Maximilianus Nico Demus, Rabu (13/1).

Terakhir kali, Malaysia melakukan pengumuman darurat nasional pada tahun 1969, saat ada kerusuhan mengenai masalah etnis Melayu dan Tionghoa yang dimana menyebabkan ditangguhkannya parlemen selama 2 tahun.

Sebuah komite independen akan dibentuk hingga 1 August untuk memberikan informasi kepada Raja terkait dengan situasi dan kondisi yang berlangsung di tengah keadaan darurat tersebut.

Perdana Menteri juga akan langsung menyiapkan protokol untuk mengatur harga supaya tidak terjadi sabotase ekonomi ditengah situasi dan kondisi darurat yang saat ini berlaku.

Pemilihan politik akan diadakan setelah komite independen menyatakan bahwa penyebaran wabah virus corona bisa dikendalikan dan dikatakan aman untuk masyarakat mengikuti pemilihan.

Raja menyampaikan dapat pengumumannya bahwa saat ini Malaysia tetap terbuka dalam berbisnis. Pengumuman darurat ini disampaikan agar Malaysia mendapatkan ketenangan dan stabilitas dalam menghadapi masa masa sulit dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada Malaysia untuk dapat fokus terhadap pemulihan dan regenerasi ekonomi.

Lengumuman Raja tersebut memberikan kesempatan kepada partai oposisi, untuk mencari celah dengan mengatakan bahwa Perdana Menteri gagal mengendalikan penyebaran wabah virus corona dalam beberapa bulan terakhir. Sehingga hal ini digunakan oleh Perdana Menteri sebagai alasan untuk mendapatkan tambahan waktu untuk dapat berkuasa.

Kebijakan yang terus berubah, beberapa standar, dan ketidakmampuan menjadi salah satu penyebab kenaikkan kasus virus corona.

Saat ini situasi dan kondisi keadaan darurat telah menunda pemilihan terkait dengan Perdana Menteri, yang dimana saat ini Perdana Menteri Muhyiddin Yassin memiliki mayoritas meskipun tipis di dalam parlemen sejak pengambilalihan kekuasaan.

Atas pengumuman darurat tersebut, Fitch telah memangkas proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi Malaysia pada tahun 2021 dari sebelumnya 11,5% menjadi 10%. Apalagi ada potensi bahwa keadaan darurat tersebut akan lebih lama dari waktu yang ditetapkan.

Tidak hanya tingkat pertumbuhan perekonomian yang dipangkas, namun Sovereign Rating Malaysia sebelumnya juga telah diturunkan pada awal Desember lalu.

Baca juga: Wali Kota New York Khawatir Kehabisan Vaksin Covid-19

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan bahwa lonjakan kenaikkan virus corona yang meningkat dan tidak ada tanda penurunan dalam waktu dekat, memberikan gambaran bahwa Malaysia harus bertindak lebih serius saat ini untuk menangani lonjakan kasus corona, agar dapat dilakukan tindakan yang lebih efisien dan efektif agar dapat memastikan bahwa pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih maksimal.

Ini masih akan menjadi sebuah gambaran besar, bahwa betapa rapuhnya pasar saat ini namun berpacu dengan waktu oleh distribusi dan vaksinasi agar dapat mempertahankan ekspektasi dan harapan bahwa prospek pemulihan ekonomi akan terjadi tahun ini. (OL-6)

Baca Juga

MONEY SHARMA/AFP

Aksi Protes terhadap Reformasi Pertanian di India Berujung Bentrok

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 27 Januari 2021, 00:12 WIB
Ribuan petani menerobos barikade polisi untuk melakukan aksi protes terhadap reformasi pertanian ke jantung ibu kota...
AFP/Mladen ANTONOV

Parlemen Thailand Dukung Aborsi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:35 WIB
Namun, parlemen tetap mempertahankan pasal yang akan menghukum pelaku aborsi untuk kehamilan di atas 12...
AFP

Brunei Darussalam Dorong Kerja Sama Maritim

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:30 WIB
Anggota Vasey di Forum Pasifik Asyura Salleh mengharapkan Brunei Darussalam mendorong kerja sama maritim sebagai prioritas untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya