Minggu 27 Desember 2020, 05:45 WIB

Trump Puji Tim Penolong di Nashville

(AFP/Nur/X-11) | Internasional
Trump Puji Tim Penolong di Nashville

AFP/NASHVILLE FIRE DEPARTMENT
LEDAKAN BOM DI HARI NATAL: Foto dari halaman Twitter Departemen Pemadam Kebakaran Nashville memperlihatkan bangunan yang rusak parah

 

PRESIDEN AS Donald Trump, kemarin, memuji upaya tim pertolongan pertama dalam mengatasi kasus ledakan yang mengguncang Kota Nashville. Dia juga berdoa untuk kesembuhan warga yang terluka. Senada, Presiden AS terpilih Joe Biden berterima kasih kepada semua aparat.

Ledakan besar itu menghancurkan bagian pusat Kota Nashville, Jumat (25/12) pagi waktu setempat. Kasus itu, yang dalam penyelidikan oleh FBI dan aparat lainnya, lalu dilaporkan
kepada Trump dan Biden.

“Ini tampaknya merupakan tindakan yang disengaja. Penegak hukum telah menutup jalan-jalan di pusat kota saat penyelidikan berlanjut,” cicit Departemen Kepolisian Nashville.

Ledakan dahsyat itu menghancurkan jendela dan pepohonan serta melukai beberapa orang. Suasana kota di selatan AS itu sendiri sedang sepi karena hari libur Natal.

Kepala Kepolisian John Drake mengatakan kepada wartawan bahwa belum ada laporan korban jiwa, tetapi pihak berwenang sedang memeriksa kemungkinan sisa potongan tubuh di lokasi ledakan. Petugas pemadam kebakaran mengatakan setidaknya tiga orang dibawa ke rumah sakit dengan luka ringan.

Drake menambahkan bahwa Nashville, yang dikenal sebagai pusat musik country Amerika, tidak menerima ancaman apa pun sebelum kejadian. Kemungkinan motif serangan itu juga belum diketahui.

Ledakan itu terjadi di dekat fasilitas telekomunikasi AT&T sehingga melumpuhkan layanan telepon. Bandara Internasional Nashville juga mengumumkan untuk sementara waktu menghentikan penerbangan karena masalah telekomunikasi yang terkait dengan ledakan itu.

Terdengar sampai jauh Ledakan itu terdengar sampai berkilo-kilo meter dan merusak lusinan bangunan. Pecahan kaca hingga batu bata berserakan di mana-mana. Sebuah bangunan
yang diisi toko dan restoran malah hampir runtuh.

Menurut polisi, awalnya mereka datang ke lokasi karena menerima laporan terjadi baku tembak. Mereka melihat sebuah mobil terparkir di lokasi dan lalu terdengar rekaman dari pengeras suara di mobil itu bahwa sebuah bom akan meledak dalam 15 menit.

Menurut para saksi mata, terdengar suara seorang perempuan membacakan hitungan mundur sebelum bom meledak.

“Segeralah mengungsi. Ini ada bom di dalam mobil dan akan segera meledak,” tutur saksi mata itu, mengulangi suara rekaman.

Aparat segera mendatangi tiap rumah di dekat mobil dan mengevakuasi warga. Saat ledakan terjadi, seorang polisi terempas ke tanah, tapi tidak menderita cedera serius. (AFP/Nur/X-11)

Baca Juga

AFP/NATALIA KOLESNIKOVA

Penembakan Sekolah di Rusia, Sembilan Orang Tewas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 12 Mei 2021, 05:53 WIB
Aksi penembakan itu terjadi pada pukul 9.30 waktu setempat dan menyebabkan kepanikan di Sekolah 175 di Kazan, Ibu Kota...
ahmad gharabli / AFP

Israel Makin Agresif, 26 Warga Palestina Tewas Dalam Dua Hari

👤Marcheilla Ariesta 🕔Rabu 12 Mei 2021, 05:50 WIB
Setidaknya 26 warga Palestina, termasuk sembilan anak-anak tewas akibat 130 serangan Israel sejak 10 Mei 2021. Selain itu,122 lainnya...
AFP/Angela Weiss

Vaksinasi Dikebut, Lowongan Kerja di AS kini Membludak

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 00:13 WIB
Jumlah posisi kerja yang tersedia di AS meningkat menjadi 8,12 juta selama satu bulan, tertinggi sejak 2000 yang sebesar 7,53 juta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya