Kamis 17 Desember 2020, 16:12 WIB

Antisipasi Topan Yasa, Fiji Berlakukan Jam Malam

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Antisipasi Topan Yasa, Fiji Berlakukan Jam Malam

AFP
Warga di wilayah Suva, Fiji, menutupi rumahnya dengan plastik jelang Topan Yasa.

 

WILAYAH Fiji bersiap menghadapi topan besar. Otoritas setempat pun memberlakukan jam malam nasional. Serta, mengimbau warga di dekat pantai untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi.

Topan Yasa diperkirakan menghantam dua pulau utama, yakni Viti Levu dan Vanua Levu, pada Kamis atau Jumat pagi waktu setempat. Pihak berwenang juga telah menyatakan situasi darurat bencana alam.

Kantor bencana nasional memperingatkan topan berpotensi membawa gelombang setinggi 16 meter di sejumlah wilayah. Berikut, angin kencang hingga kecepatan 250 km per jam. Di wilayah Suva, banyak warga yang mengalami pemadaman listrik.

Baca juga: Indonesia Gulirkan Dana Hibah untuk Solomon dan Fiji

Seorang pemilik toko kue, Michael Cheer, bergegas menyelamatkan barang dagangannya dan menyimpan di lemari pendingin. Padahal, kue tersebut seharusnya harus diantar ke kota lain.

“Ini adalah masa yang sulit. Seharusnya, hari ini saya pergi ke Nadi untuk mengirimkan kue. Tapi, saya tidak bisa pergi ke wilayah barat,” tutur Cheer.

Sebagian besar warga masih teringat dampak Topan Winston, yang melanda pada 2016. Terjangan badai menewaskan lebih dari 40 orang.

Di lain sisi, Stephanie Brown dan keluarganya sibuk mempersiapkan rumahnya untuk mengantisipasi topan. "Ini sudah biasa. Kami selalu bersiap jelang kedatangan topan," ujar Brown.(Guardian/OL-11)

Baca Juga

nytimes.com

Omicron Makin Banyak Ditemukan di Berbagai Negara

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 11:58 WIB
Penemuan kasus Omicron membuat negara-negara meningkatkan...
AFP

Inggris dan Israel Berupaya Keras Mencegah Iran Jadi Kekuatan Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 09:38 WIB
Inggris dan Israel akan "bekerja siang dan malam" dalam mencegah Iran menjadi kekuatan nuklir, demikian tekad yang dinyatakan...
Michele Spatari/AFP

Terkait Omicron, Afrika Selatan Minta Negara Lain Cabut Larangan Perjalanan Bagi Warganya

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 29 November 2021, 08:59 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa meminta negara-negara untuk segera mencabut larangan perjalanan yang "tidak dapat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya