Senin 23 November 2020, 08:20 WIB

AS Mundur dari Kesepakatan Pertahanan Open Skies

Basuki Eka Purnama, Nur Aivanni | Internasional
AS Mundur dari Kesepakatan Pertahanan Open Skies

AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS Donald Trump, 21 Mei lalu, mengatakan bahwa AS akan keluar dari kesepakatan pertahanan Open Skies.

 

AMERIKA Serikat (AS) mengatakan secara resmi telah keluar dari kesepakatan pertahanan Open Skies, Minggu (22/11), satu dari serangkaian kesepakatan internasional yang ditinggalkan 'Negeri Paman Sam' di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Open Skies disepakati tidak lama setelah Perang Dingin yang mengizinkan pesertanya terhindar dari kejutan tidak enak karena memonitor aktivitas militer negara lain.

Namun, Trump, Mei lalu, mengatakan Moskow tidak menjalankan komitmennya berdasarkan kesepakatan yang dibuat untuk meningkatkan rasa saling percaya antara kedua negara superpower itu.

Baca juga: Hakim Pennsylvania Tolak Gugatan Trump

"Penarikan AS mulai berlaku pada 22 November 2020 dan AS kini tidak lagi menjadi bagian dari kesepakatan Open Skies," ungkap Kementerian Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan resmi, Minggu (22/11).

Kesepakatan itu ditandatangani pada 1992 dan mulai berlaku pada 2002. Kesepakatan itu membuat 35 negara yang menandatanganinya, termasuk AS dan Rusia, menerbangkan pesawat pengintai di wilayah masing-masing.

Moskow dan Washington telah berulang kali saling tuding masing-masing negara melanggar kesepakatan Open Skies dan, pada Mei, pemerintahan Trump mengatakan mereka akan keluar dari kesepakatan itu dalam tempo enam bulan.

AS, di bawah kepemimpinan Trump, juga mundur dari kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran serta Paris accord tentang perubahan iklim. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Bom Bunuh Diri Guncang Pangkalan Militer Afghanistan

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 17:15 WIB
Sekitar 30 petugas keamanan tewas dalam salah satu serangan berdarah. Adapun serangan terjadi di tengah pembicaraan damai antara...
AFP/Justin Tallis

Inggris Amankan 2 Juta Dosis Vaksin dari Moderna

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 15:14 WIB
Selain Moderna, Inggris juga telah mengamankan 5 juta dosis vaksin dari Pfizer. Negara kerajaan memiliki akses 257 juta dosis vaksin dari...
ASHRAF SHAZLY / AFP

PM Ethiopia Klaim Pertempuran di Tigray Selesai

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 29 November 2020, 08:32 WIB
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed  mengatakan bahwa operasi militer di wilayah Tigray selesai setelah tentara mengklaim kendali...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya