Rabu 11 November 2020, 21:45 WIB

ASEAN Tetap Dinilai Mitra Penting Usai Kemenangan Biden

Mediaindonesia.com | Internasional
ASEAN Tetap Dinilai Mitra Penting Usai Kemenangan Biden

Roberto SCHMIDT / AFP
Presiden AS Terpilih Joe Biden

 

Pemerintah Amerika Serikat yang baru diperkirakan akan tetap menjadikan Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN) sebagai salah satu mitra pentingnya, kata beberapa pengamat dalam acara diskusi yang diadakan oleh The Habibie Center di Jakarta, Rabu (11/11).

Menurut peneliti dari CSIS Indonesia, Lina A Alexandra saat acara diskusi, wilayah Asia Tenggara merupakan "teater" atau tempat berlangsungnya upaya berebut pengaruh antara dua adidaya dunia, yaitu Amerika Serikat dan Tiongkok.

Hasil hitung cepat yang digelar sejumlah lembaga survei dan media di AS minggu lalu menunjukkan Joe Biden memperoleh 270 suara elektoral, syarat yang ia perlukan untuk mengamankan kursi presiden AS. Sementara itu, lawannya dari petahana, Presiden Donald Trump mendapatkan 214 suara elektoral.

Namun, hasil resmi belum diumumkan oleh otoritas pemilihan umum di AS. Biden juga menegaskan pemerintahan baru AS baru mulai bekerja pada Januari 2021.

Dalam acara diskusi yang sama, Lina berpendapat presiden AS terpilih, Joe Biden, kemungkinan masih akan fokus mengurusi masalah dalam negeri dalam waktu satu sampai dua tahun setelah ia resmi menjabat sebagai orang nomor wahid di Negeri Paman Sam.

"Menurut saya, pemerintahan baru AS akan fokus mengurusi masalah dalam negeri selama 1-2 tahun, kemudian mereka kemungkinan akan berbuat sesuatu (terkait hubungan AS dan ASEAN, red). Saya meyakini AS tidak akan melepas Asia Tenggara, karena yang telah saya jelaskan, kawasan itu jadi ruang perebutan pengaruh (antara AS dan Tiongkok, red)," terang Lina, pengamat politik dan hubungan internasional dari Centre of Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia.

Pendapat yang sama turut disampaikan oleh Moch Faisal Karim, pengamat hubungan internasional sekaligus dosen Bina Nusantara University (BINUS), dalam sesi diskusi bertajuk "ASEAN's Centrality" itu.

Menurut Faisal, Biden kemungkinan akan terlebih dahulu memulihkan hubungan AS dengan beberapa organisasi internasional yang sempat renggang saat AS dipimpin oleh Presiden Trump.

"Terkait kebijakan luar negerinya, AS kemungkinan akan memulihkan posisinya terlebih dahulu di organisasi-organisasi internasional. Dalam kata lain, ia (Biden, red) akan mengubah sejumlah kebijakan luar negeri yang sempat dibuat Trump, misalnya soal kerja sama penanggulangan pandemi covid-19. Prediksi ini bisa salah, tetapi ASEAN kemungkinan baru akan jadi fokus Biden setelah 2-3 tahun ia menjabat sebagai presiden," kata Faisal Karim.

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi pada pertemuan para menteri luar negeri ASEAN (AMM), Selasa, menyoroti pentingnya penguatan kerja sama antara AS dan ASEAN setelah Biden unggul dalam pilpres.

“Indonesia juga berharap Amerika Serikat dapat menjadi kekuatan positif bagi terwujudnya perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan dan menjadi mitra ASEAN dalam mengimplementasikan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik--red),” kata Retno saat pertemuan ASEAN Foreign Ministers' Meeting yang diadakan lewat ruang virtual, Selasa. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP

Korea Selatan Catat Kasus Harian Covid-19 Tertinggi

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:19 WIB
KOREA Selatan kembali mencatat jumlah kasus harian covid-19 tertinggi pada Minggu...
INDRANIL MUKHERJEE / AFP

India Catat Kasus Harian Covid-19 Lebih dari 330.000

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 19:31 WIB
India melaporkan 333.533 infeksi baru covid-19 selama 24 jam terakhir dengan 525 orang...
AFP.

Badan Bantuan MSF Kecam Koalisi Saudi Serang Penjara Yaman

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 18:50 WIB
Kelompok hak asasi telah lama mengkritik koalisi atas korban sipil dalam pengeboman...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya