Sabtu 26 September 2020, 22:35 WIB

Rayu Kulit Hitam, Trump Janjikan Juneteenth sebagai Hari Libur

Mediaindonesia.com | Internasional
Rayu Kulit Hitam, Trump Janjikan Juneteenth sebagai Hari Libur

AFP/JIM WATSON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

 

Kandidat presiden petahana Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menjanjikan serangkaian hal dalam kampanye di Atlanta pada Jumat (25/9) untuk menggaet pemilih kulit hitam, termasuk menjadikan Juneteenth sebagai hari libur federal.

Juneteenth atau Hari Kebebasan adalah perayaan setiap tanggal 19 Juni untuk memperingati penghapusan perbudakan terhadap orang kulit hitam di AS. Saat ini, Juneteenth sudah menjadi hari libur di 47 negara bagian dan Distrik Columbia.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/326361-keponakan-kepribadian-trump-dibentuk-oleh-ayah-yang-perundung

Trump, yang menyampaikan janji itu kurang dari 40 hari sebelum pemungutan suara 3 November mendatang, juga berjanji akan memasukkan kelompok supremasi kulit putih Ku Klux Klan dan gerakan Antifa, sayap kiri dan anti fasisme, sebagai organisasi terorisme.

Selain itu, ia berjanji untuk meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kulit hitam, menciptakan lapangan pekerjaan, mendukung usaha yang dimiliki oleh kulit hitam, dan memperluas area kesempatan bagi mereka.

Trump menyebut dirinya "akan selalu mendahulukan rakyat Amerika, dan itu termasuk kulit hitam Amerika yang sangat, sangat penting" dalam acara di Atlanta, yang ditinggali oleh mayoritas kulit hitam dan merupakan kota terbesar di negara bagian Georgia.

Namun Trump tidak menjabarkan bagaimana janji-janji kampanye itu dapat direalisasikan. Di AS, hanya Kongres yang mempunyai kewenangan untuk menentukan hari libur federal, sementara presiden dapat membantu dalam hal persetujuannya.

Seruan untuk menjadikan Juneteenth sebagai hari libur federal mengemuka lebih kuat ketika muncul  protes Black Lives Matter pada pertengahan tahun ini--yang menyebar ke seluruh wilayah di AS dan sejumlah organisasi memberikan libur bagi pegawai mereka.

Sementara itu, pihak Joe Biden sebagai kandidat rival Trump menyebut bahwa "Trump tengah membuat lebih banyak janji-janji kosong."

Menurut hasil riset Pew Research Center, lebih dari 85% suara pemilih kulit hitam dimiliki oleh Partai Demokrat yang mengusung Biden. Bagaimanapun, dalam kampanyenya, Trump menyebut bahwa Biden tidak punya pemahaman terhadap kulit hitam Amerika seperti dirinya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

AFP/STR.

Roket Jatuh ke Bumi, Tiongkok Sebut Risiko Kerusakan sangat Kecil

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 07 Mei 2021, 16:39 WIB
Sebagian besar komponen akan hancur setelah masuk kembali ke atmosfer. Ia pun mengatakan pihak berwenang akan menginformasikan tentang...
AFP

Korut Tuding Selebaran dari Korsel Bawa Virus Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 07 Mei 2021, 16:09 WIB
Otoritas Korea Utara curiga sejumlah balon dari Korea Selatan yang membawa selebaran dan melewati perbatasan, dapat menyebarkan virus...
AFP

Australia Berencana Tutup Perbatasan Hingga Akhir 2022

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 07 Mei 2021, 15:07 WIB
Lonjakan kasus covid-19 di sejumlah negara menghancurkan harapan Australia untuk kembali membuka perbatasan. Seperti yang terjadi di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya