Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Perdana Menteri Tunisia, Hichem Mechichi pada Selasa (25/8) mengumumkan pemerintahan keduanya dalam 6 bulan terakhir dengan membentuk pemerintahan teknokratis.
Teknokrasi sendiri merupakan bentuk pemerintahan ketika para pakar teknis menguasai pengambilan keputusan dalam bidangnya masing-masing. Insinyur, ilmuwan, profesional kesehatan, dan orang-orang yang punya pengetahuan, keahlian atau kemampuan akan membentuk badan pemerintahan.
Mechichi sebelumnya telah menyatakan niatnya untuk membentuk kabinet yang didominasi oleh para teknokrat independen yang mampu menyajikan solusi mendesak untuk negara. Ini dilakukan mengingat ekonomi Tunisia yang lesu dan semakin terpukul oleh pandemi virus covcid-19.
Baca juga: Tiga Tahun Terusir, Rohingya Peringati Genosida
Namun, Ennahdha dan partai-partai lain juga mengakui pentingnya menyetujui pemerintah tersebut. Ini harus dilakukan untuk menghindari negara yang sudah dilanda krisis itu kembali pada pemilihan awal yang mengganggu stabilitas.
Dikutip France24, Mechichi mengatakan bahwa dia telah memutuskan untuk membentuk kabinet baru yang terdiri atas keahlian independen, dengan hanya beberapa menteri yang keluar termasuk dalam daftar tersebut.
Mechichi, 46 tahun, adalah kepala pemerintahan ketiga yang diangkat sejak pemilihan umum Oktober lalu. Dengan keputusannya tersebut akan menghambat demokrasi negara yang baru lahir atau diawali oleh revolusi 10 tahun lalu. (France24/OL-14)
Tunisia tampil dominan di laga pembuka Grup C AFCON 2025 dengan mengalahkan Uganda 3-1. Elias Achouri jadi bintang kemenangan lewat sumbangan dua gol.
ARMADA Sumud Maghreb pada Rabu (17/9) malam mengumumkan bahwa kapal ke-13 dari total 23 kapal telah meninggalkan Tunisia menuju Jalur Gaza.
AKTIVIS Muhammad Husein memberikan perkembangan terbaru misi Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Jalur Gaza.
Keberangkatan Armada Sumud itu menuju Gaza dari Tunisia masih mengalami penundaan. Cuaca buruk dan kendala logistik sebagai alasan utama.
Otorits Tunisia membantah laporan serangan drone terhadap rombongan armanda kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang berlayar ke Gaza.
SEBANYAK 12 aktivis di kapal Madleen gagal menembus blokade Israel. Namun gerakan itu membakar ribuan aktivis lain sedunia untuk meluncurkan Konvoi Global ke Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved