Senin 20 Juli 2020, 16:00 WIB

Monumen Soekarno Didirikan di Arjazair Sebagai Simbol Persahabata

Faustinus Nua | Internasional
Monumen Soekarno Didirikan di Arjazair Sebagai Simbol Persahabata

Antara
Ilustrasi

 

MONUMEN Soekarno diresmikan di Alger, Aljazair pada Sabtu (18/7) yang menjadi bukti persahabatan Indonesia dan Aljazair yang telah terjalin sejak dulu. 

Monumen Soekarno itu melambangkan rasa syukur dari masyarakat Aljazair untuk Presiden Soekarno. Presiden pertama Indonesia telah menginspirasi kemerdakaan Aljazair secara internasional kepada seluruh dunia untuk mendeklarasikan kemerdekaan pada Konferensi Asia Afrika di Bandung. 

Bagi Indonesia, Monumen Soekarno adalah bentuk apresiasi yang tulus dari Indonesia kepada Aljazair. Sebagai negara sahabat, keduanya terus menyuarakan dan mendukung prinsip perdamaian dan kemakmuran dunia berdasarkan kesetaraan hak dan kemerdekaan.

"Monumen Soekarno akan menjadi pengingat bagi rakyat Aljazair dan Indonesia, terutama generasi muda, untuk menjaga prinsip-prinsip patriotisme, persatuan, perjuangan kemerdekaan, perdamaian dan kemakmuran dunia," ujar Duta Besar Indonesia untuk Aljazair, Safira Machrusah dalam keterangan pers Kemenlu RI, Senin (20/7).

Baca juga : Ulama Kenamaan Yaman Gelar Kajian Daring Pertama di Indonesia

Peresmian Monumen Soekarno juga dihadiri secara virtual oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani yang juga merupakan cucu dari Presiden Soekarno. Beliau masih mengingat salah satu pesan Presiden Soekarno bahwa sebuah negara tidak boleh melupakan sejarahnya. Sejarah harus selalu diingat sebagai bagian dari fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Monumen Soekarno berbentuk seperti bulan sabit dengan lima pilar bintang di setiap pojoknya, melambangkan bentuk bulan dan sabit dari bendera Aljazair. Pada setiap pilar kecilnya, terpasang teks Dasasila Bandung atau sepuluh prinsip yang diadopsi pada saat Konferensi Asia – Afrika tahun 1955, sebagai deklarasi bersama negara Asia dan Afrika untuk menyuarakan kemerdekaan, kesetaraan, dan perdamaian dunia.

Monumen Soekarno didesain oleh Ridwan Kamil, arsitek terkemuka yang juga adalah Gubernur Provinsi Jawa Barat, sedangkan pengerjaannya oleh Dolorosa Sinaga, seniman pematung kontemporer dari Indonesia. Monumen ini dapat berdiri di Aljazair juga tidak terlepas dari peran serta dua BUMN Indonesia yang telah aktif di Aljazair saat ini, PT Pertamina dan PT Wijaya Karya (WIKA).

Diharapkan Monumen Soekarno ini dapat menjadi sejarah monumental yang dapat membangun dasar kepercayaan yang kuat untuk membangun dialog politik, ekonomi dan budaya serta kepentingan lainnya baik secara bilateral maupun multilateral, khususnya antara Indonesia dan Aljazair.(OL-2)

 

Baca Juga

AFP/Mandel Ngan

Biden akan Perpanjang Perjanjian New START

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:29 WIB
Amerika Serikat bermaksud untuk mengupayakan perpanjangan New START, perjanjian pengurangan senjata nuklir antara AS dengan...
AFP/Tolga Akmen

Sempat Naik, Bursa Saham Inggris Kembali Merosot

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:00 WIB
Pada perdagangan Kamis waktu setempat, indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London ditutup melemah 0,31% ke level 6.715,42...
AFP/Sabah ARAR

Dua Serangan Bom Bunuh Diri di Baghdad Tewaskan 32 Orang

👤Widhoroso 🕔Jumat 22 Januari 2021, 02:20 WIB
Dua serangan bom di sebuah pasar di Kota Baghdad Irak menewaskan sedikitnya 32...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya