Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) tidak punya niat duduk bersama Amerika Serikat (AS) untuk membahas penghentian program nuklir, kata seorang diplomat senior, Selasa (7/7).
Korut juga mendesak Korea Selatan (Korsel) untuk berhenti ikut campur urusan dalam negeri Korut.
Pernyataan tersebut disampaikan diplomat tersebut jelang kedatangan utusan pemerintah AS ke Seoul, Korsel, demi membahas perundingan nuklir yang tertunda dengan pemerintah Korut.
Direktur Jenderal Hubungan dengan AS Kementerian Luar Negeri Korut, Kwon Jong-gun, menuduh Korsel salah menerjemahkan pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son-hui.
Ia menepis desas-desus mengenai rencana pertemuan Pimpinan Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump.
Pada Sabtu (4/7), Choe mengatakan Korut tidak lagi membutuhkan pertemuan baru antara negaranya dengan AS.
Pernyataan itu disampaikan Choe beberapa hari setelah Presiden Korsel Moon Jae-in, yang menawarkan diri jadi penghubung Kim dan Trump, mengusulkan agar dua kepala negara itu kembali bertemu sebelum pemilihan presiden AS pada November 2020.
"Ini waktunya bagi dia (Korsel) berhenti ikut campur urusan negara lain, tetapi tampaknya kebiasaan buruk itu sulit diobati," kata Kwon sebagaimana dikutip oleh kantor berita resmi Korea Utara, KCNA.
"Sekali lagi terus terang, kami tidak punya niat untuk duduk tatap muka bersama Amerika Serikat," kata dia.
Kim dan Trump bertemu untuk pertama kalinya di Singapura pada 2018. Pertemuan itu membawa harapan Pyongyang akan menghentikan program pengembangan nuklirnya lewat perundingan.
Namun, negosiasi mulai terhambat setelah adanya beberapa pertemuan teknis dan pertemuan AS-Korut kedua di Vietnam pada 2019.
Wakil Menteri Luar Negeri AS, Stephen Biegun, yang memimpin perundingan dengan Korut akan tiba di Seoul pada Selasa (7/7). Ia datang ke Seoul untuk menemui sejumlah pejabat Korea Selatan dan membahas cara menghidupkan kembali negosiasi dengan Korea Utara.
Biegun pada minggu lalu mengatakan saatnya bagi dua pihak untuk kembali berunding dan "membuat kemajuan yang substansial, tetapi pandemi Covid-19 dapat membuat rencana bertemu tatap muka sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November sulit terwujud.
Korut pada bulan lalu meledakkan kantor penghubung di perbatasan sehingga meningkatkan ketegangan dengan Korea Selatan. Bagian bangunan yang diledakkan berada di bagian Korut. Bangunan itu diledakkan sebelum Korut tiba-tiba menunda aksi militernya yang lain. (Antara/OL-09)
KOREA Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke Laut Jepang, Sabtu (14/3). Tembakan rudal itu bersamaan saat Amerika Serikat serta Korea Selatan menggelar latihan militer gabungan.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Korea Utara mengecam latihan militer gabungan 'Freedom Shield' antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong tegaskan kesiapan serangan balasan yang mematikan.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved