Rabu 01 Juli 2020, 22:20 WIB

Peneliti Tiongkok Ingatkan Kemungkinan Pandemi Flu Babi

Antara | Internasional
Peneliti Tiongkok Ingatkan Kemungkinan Pandemi Flu Babi

Ist/Kementan
Ilustrasi : babi.

 

Para peneliti di Tiongkok mengeluarkan peringatan dini atas kemungkinan terjadinya pandemi lain yang disebabkan oleh virus flu babi setelah Covid-19.

Walau begitu para pakar pengendalian penyakit setempat menyatakan bahwa tidak seharusnya masyarakat panik karena tidak ada tanda-tanda pada peternakan babi terkait virus tersebut.

Para ilmuwan dari Tiongkok Agriculture University, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CCDC), dan lembaga lain telah mendeteksi virus flu babi mengandung genotipe 4 (G4) yang menular di antara babi dan memiliki kemungkinan melompat ke manusia karena virus G4 bisa terhubung dengan sel manusia. Studi tersebut dipublikasikan di jurnal sains AS, PNAS, Senin (29/6).

Virus G4 yang merupakan turunan dari H1N1 merupakan flu musiman dan sampel uji yang disebutkan dalam penelitian tersebut tidak cukup mewakili, demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian kepada pers, Rabu (1/7). "Departemen terkait masih akan terus memantau secara cermat," ujarnya menambahkan.

Para peneliti mengumpulkan sampel dari babi di 10 provinsi di Tiongkok selama periode 2011-2018 dan mendapati virus tersebut dalam babi sejak 2016.

Sekitar 10,4 persen dari pekerja peternakan babi hasil tesnya positif, demikian hasil penelitian tersebut.

Pemantauan virus G4 EA H1N1 pada babi dan pemantauan terhadap manusia, terutama orang-orang yang bekerja di industri babi harus segera dilakukan, demikian peringatan para ilmuwan dalam penelitian tersebut.

Temuan tersebut tentu saja memicu kekhawatiran publik akan adanya pandemi lain seperti Covid-19 dan apakah virus tersebut akan berdampak terhadap industri babi yang baru saja menunjukkan tanda-tanda pulih dari serangan virus flu babi Afrika (ASF) yang berjangkit pada 2018-2019 atau tidak. (OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Joseph Eid

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat Berbahaya

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:41 WIB
Langkah Badan Kebijakan Obat PBB menyusul rekomendasi dari WHO, yang ingin mempermudah penelitian ganja untuk kepentingan...
AFP/Anthony WALLACE

Aktivis Prodemokrasi Hong Kong Jimmy Lai Didakwa Penipuan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:55 WIB
Pria berusia 73 tahun itu merupakan pemilik Apple Daily, tabloid terlaris di Hong Kong yang dengan tegas menyatakan diri sebagai...
AFP/SAUL LOEB

Trump Isyaratkan Maju Lagi dalam Pilpres 2024

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 03 Desember 2020, 11:24 WIB
Trump telah membahas kemungkinan dengan para pembantu dekatnya untuk meluncurkan kampanyenya untuk 2024 pada 20 Januari 2021, yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya