Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Kasus Baru Covid-19 di Australia Turun ke Titik Terendah

Nur Aivanni
23/4/2020 16:25
Kasus Baru Covid-19 di Australia Turun ke Titik Terendah
Pantai Coolangatta di Queensland, Australia, terpaksa ditutup untuk menekan penyebaran virus korona.(AFP/Patrick Hamilton)

TERDAPAT 6.654 kasus positif covid-19 di Australia pada Kamis (23/4) waktu setempat. Data itu meningkat tujuh kasus atau 0,1% dari 6.647 kasus pada Rabu (22/4) kemarin.

Artinya, jumlah kasus baru covid-19 yang dikonfirmasi paling sedikit di Australia sejak 6 Maret. Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison, mengatakan negara itu telah mencapai "kemajuan yang baik" dalam perang melawan pandemi covid-19.

Morrison mengatakan Australia berada "dalam perjalanan kembali" ke tingkat ekonomi yang aman lantaran penyebaran virus terus melambat.

Baca juga: PM Australia 'Usir' Mahasiswa Internasional Saat Wabah Covid-19

Korban meninggal akibat covid-19 tercatat naik menjadi 74 orang. Morrison pun memperingatkan bahwa data itu bisa meningkat secara signifikan jika warga Australia tidak waspada.

"Ini bisa terjadi di Australia jika warga tidak hati-hati. Itu lah sebabnya warga Australia dan pemerintah harus waspada untuk menyeimbangkan kebutuhan dan mengembalikan ekonomi kita ke level aman," pungkas Morrison.

Sebelumnya, Kepala Petugas Medis Australia, Brendan Murphy, menyampingkan pelonggaran pembatasan perjalanan internasional di masa mendatang.

Baca juga: Kunjungi Australia, Jokowi Disambut Upacara Kenegaraan

Larangan perjalanan internasional telah diberlakukan bagi warga Australia sejak 26 Maret. Kepada parlemen, Murphy menekankan sikap pemerintah terhadap pandemi bahwa setiap langkah untuk melonggarkan pembatasan akan sangat berisiko.

"Penyebaran virus covid-19 secara global ini sangat besar. Termasuk ke beberapa negara di mana kita tahu mereka tidak memastikan kasus dengan sangat baik. Termasuk di wilayah kami," ucap Murphy.(Xinhua/OL-11)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya