Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN kandidat presiden Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders, Senin (13/4), menyatakan dukungan untuk rivalnya Joe Biden. Menurut Sanders, telah tiba saatnya bagi warga AS untuk bersatu dan mengalahkan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS, November mendatang.
Kedua politisi senior yang selama setahun terakhir bertarung untuk mendapatkan nominasi dari Partai Demokrat tampil bersama di layar dalam livecast Biden.
"Hari ini, saya meminta kepada seluruh warga AS, para pendukung partai Demokrat, pada pendukung calon independen, banyak pendukung Partai Demokrat, mari bersatu untuk mendukung kampanye kami," ujar Sanders.
Keputusan Sanders itu berbeda dengan kala pemilu 2016 kala dia kalah dari Hillary Clinton dan menunda memberikan dukungan kepada mantan ibu negara itu. Hal tersebut dipandang menyebabkan perpecahan di Partai Demokrat yang berujung pada kekalahan Clinton di pemilihan presiden AS.
Baca juga: Ikuti AS, Italia Tembus 20 Ribu Kematian akibat Korona
Senator sayap kiri asal Vermont itu mundur dari persaingan untuk menjadi kandidat presiden AS dari Partai Demokrat pada pekan lalu setelah kalah di hampir semua primary. Hal itu menyebabkan Biden menjadi calon tunggal di Partai Demokrat.
Sanders, Senin (13/4), mengatakan sangat penting bagi warga AS untuk mendukung Biden demi mengalahkan Trump yang disebutnya sebagai 'presiden paling berbahaya di era modern AS'.
"Sangat krusial bagi kita untuk bekerja sama," tegas Biden.
Biden mengaku sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan Sanders. Sebelumnya, mantan wapres AS itu mendapatkan dukungan dari mantan rivalnya termasuk Senator Kamala Harris, Senator Ami Klobuchar, dan mantan anggota Kongres Beto O'Rourke.
"Anda meletakkan kepentingan negara dan kebutuhan mengalahkan Donald Trump di atas segalanya," kata Biden. "Seperti yang Anda katakan, yang bisa mengalahkan Trump bukan saya, tapi kita." (AFP/OL-1)
TIONGKOK meminta Presiden Amerika Serikat menghentikan operasi militer terhadap Iran. Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengancam akan meningkatkan serangan ke negara teluk tersebut.
Inggris memimpin pembicaraan dengan 40 negara untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah blokade Iran dan sikap lepas tangan Donald Trump.
Iran melalui IRGC mengancam akan menyerang 18 perusahaan teknologi AS di Timur Tengah, termasuk Google, Microsoft, dan Apple. Simak daftar lengkapnya.
Presiden AS Donald Trump sebut tujuan militer di Iran hampir tercapai, tetapi siapkan serangan besar dalam 2-3 minggu ke depan. Simak selengkapnya.
Ketegangan di Timur Tengah kian memanas. Media pemerintah Iran menyebut layanan internet satelit Starlink milik miliarder Amerika Serikat, Elon Musk, sebagai target yang sah untuk diserang.
Menurut sumber, Trump telepon Mohammed bin Salman bahas peluang gencatan senjata Iran. AS kirim proposal ke Teheran, konflik picu lonjakan harga energi global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved