Senin 30 Desember 2019, 09:51 WIB

Pelaku Penikaman Perayaan Hanukkah di New York Didakwa 6 Tuduhan

Melalusa Susthira K | Internasional
Pelaku Penikaman Perayaan Hanukkah di New York Didakwa 6 Tuduhan

AFP/Kena Betancur
Petugas membawa tersangka penikaman saat perayaan Hanukkah, Thomas Grafton (tengah).

 

TERSANGKA penusukan massal saat perayaan Hanukkah di Amerika Serikat (AS), Grafton Thomas, 37, muncul di pengadilan New York, Minggu (29/12). Ia didakwa dengan lima tuduhan percobaan pembunuhan dan satu tuduhan perampokan atas penikaman di rumah seorang pemuka agama Yahudi di New York pada Sabtu (28/12) malam.

Mengenakan pakaian terusan berwarna putih, Thomas digiring ke ruang sidang dengan borgol. Ia terus menatap lantai dan tidak mengatakan apapun selama persidangan, hanya berbicara kepada kuasa hukumnya. Sekelompok orang Yahudi Ortodoks pun menyaksikan persidangan dari serambi.

“Didakwa pada hari Minggu atas lima tuduhan percobaan pembunuhan dan satu tuduhan pencurian tingkat pertama,” terang Kepala Polisi Kota Ramapo, Brad Weidel.

Di pengadilan, Hakim menetapkan uang jaminan sebesar US$5 juta atau sekitar Rp69 miliar terhadap Thomas. Adapun Thomas akan menjalani persidangan berikutnya pada Jumat (3/1) dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pleidoi). Ia kemudian diborgol kembali untuk dibawa ke penjara County Rockland.

Sumber penegak hukum setempat menyebut Thomas ditemukan dengan darah di sekujur tubuhnya. Ia ditangkap sekitar satu jam usai serangan terjadi dan saat mengendarai mobil melintasi Jembatan George Washington yang menghubungkan Kota New York.

Komisioner Departemen Kepolisian Kota New York, Dermot Shea, mengatakan, dua petugas polisi memblokir mobil pelaku penikaman di persimpangan. Petugas polisi lantas memborgol Thomas tanpa perlawanan.

"Seluruh kejadian itu mungkin terjadi selama 10 hingga 15 detik," ujar Shea.

Baca juga: Polisi Belanda Tangkap Tersangka Penikaman di Den Haag

Sebelumnya, Thomas yang bersenjatakan parang masuk ke rumah rabi di kawasan Monsey, New York. Ketika itu sekitar 100 orang berkumpul untuk upacara penerangan lilin Hanukkah pada Sabtu (28/12) malam, pukul 10.00 waktu setempat. Ia kemudian menikam beberapa orang sebelum akhirnya melarikan diri.

Lima korban yang berasal dari aliran Hasidic terluka dan dirawat di rumah sakit setempat. Salah seorang korban di antaranya merupakan putra dari sang rabi (pemuka agama Yahudi). Sementara itu, Organisasi Yahudi setempat (OJPAC) menyebut dua korban berada dalam kondisi kritis.

Kawasan yang terletak di kota Ramapo, Rockland County, itu banyak dihuni oleh komunitas Yahudi. Rockland memiliki populasi per kapita Yahudi terbesar di AS yakni sebesar 31,4% atau 90 ribu penduduk Yahudi.

Serangan itu muncul di saat kepolisian AS sedang menyelidiki peningkatan kejahatan yang menargetkan umat Yahudi, penyebabnya antara lain oleh meningkatnya antisemitisme. (cnn/afp/OL-5)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli

Kesenjangan Vaksinasi Covid-19 di Israel dan Palestina

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 27 Januari 2021, 19:56 WIB
Otoritas Palestina di Tepi Barat berharap dapat memvaksinasi sekitar 20% populasi dengan dosis yang disediakan di bawah skema Covax yang...
AFP/Stringer

Iran Sebut Israel Lancarkan Perang Psikologis

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 18:30 WIB
Negara Yahudi itu juga sering menargetkan serangan kepada kelompok militan yang didukung Iran di Libanon, Suriah, dan Jalur...
Milto Seran

Kasus Menurun, Moskow Longgarkan Pembatasan Sosial Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 27 Januari 2021, 17:46 WIB
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengumumkan pelonggaran ketika negara-negara Eropa berusaha memperketat perbatasan mereka terhadap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya