Selasa 26 November 2019, 02:40 WIB

Pukulan untuk Carrie Lam

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Pukulan untuk Carrie Lam

AFP
Pemimpin otoritas Hong Kong, Carrie Lam

 

PEMIMPIN otoritas Hong Kong, Carrie Lam, berjanji akan ‘mendengarkan’ keinginan pemberi suara setelah terjadinya kemenangan telak oleh kubu ­prodemokrasi pada pemilihan tingkat distrik. Kemenangan itu juga mengisyaratkan dukungan yang besar dari publik Hong Kong terhadap unjuk rasa prodemokrasi yang sudah berlangsung ­berbulan-bulan.

“Kami tentu saja akan mendengarkan pendapat warga dan memikirkannya secara mendalam,” ungkap Lam, kemarin.

Namun, ia tidak menjelaskan secara spesifik langkah-langkah yang akan dijalankan otoritas Hong Kong.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Geng Shuang, menyatakan Beijing ‘tegas mendukung’ Carrie Lam serta kepolisian dan pengadilan di Hong Kong dalam ‘meng­hukum perilaku ilegal dan berbahaya’.

Musuh-musuh politik Lam dengan cepat meminta perempuan itu untuk memenuhi lima tuntutan peng­unjuk rasa, termasuk pemilu langsung dalam memilih dewan pengurus kota serta penyelidikan independen atas tindak kekerasan polisi terhadap pengunjuk rasa.

“Pemerintah harus memenuhi tuntutan warga,” ujar Wu Chi-wai, Ketua Partai Demokratik, sebuah partai terbesar di Hong Kong yang antipenguasa.

Adapun partai prodemokrasi lainnya, Partai Buruh, menyatakan hasil pemilu kali ini ialah buah dari perjuangan para peng­unjuk rasa.

“Warga Hong Kong telah menyatakan pendapat mereka. Saatnya pemerintah merespons. Jangan ­kecewakan warga Hong Kong lagi,” tegas tokoh gerakan prodemokrasi, Paul ­Zimmerman.


Menang telak

Dalam sebuah hasil yang mengguncang Hong Kong, kandidat prodemokrasi menang telak dalam pemilu distrik. Pada hasil yang diumumkan kemarin, mereka menguasai mayoritas kursi, yakni 388 kursi. Sebaliknya kubu pro-Beijing hanya mendapat 59 kursi. Sisa lima kursi diraih calon independen.
Menurut badan pengamat pemilu Hong Kong, terjadi pula rekor 71% dari 4,13 juta pemilih datang ke tempat pemungutan suara.

Pengurus distrik sebenarnya hanya mengurusi persoalan tingkat warga seperti pengumpulan sampah dan sejenisnya. Namun, ­didorong protes prodemokrasi, kemenangan kali ini memiliki signifikansi politik yang penting.

Mantan Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, yang menyerahkan Hong Kong kepada Tiongkok pada 1997, menilai hasil pemilu ini menjadi kesempatan mencari cara memecahkan krisis di Hong Kong melalui dialog politik sesuai aspirasi warga.

Meskipun tidak memiliki kekuasaan politik yang besar, kandidat untuk pemilu legislatif Hong Kong tahun depan akan diambil dari pengurus distrik. Jumlahnya sekitar sepersepuluh dari total 1.200 anggota legislatif yang antara lain akan memilih pemimpin otoritas Hong Kong.

Pasar saham di berbagai negara, kemarin, juga naik karena adanya harapan dari perundingan dagang antara Amerika Serikat dan ­Tiongkok serta kemenangan kubu prodemokrasi Hong Kong di pemilu distrik.

Pasar saham Hong Kong, misalnya, menunjukkan kenaikan 1,5%. Kenaikan juga terjadi di pasar saham Eropa. (AFP/X-11)

Baca Juga

AFP/Hamed Malekpour/Tasnim News

Iran Antarkan Ilmuwan Nuklirnya ke Peristirahatan Terakhir

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 01 Desember 2020, 00:50 WIB
Tampak gambar besar Fakhrizadeh di sebelah pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta mantan jenderal tinggi Qasem...
AFP/Iranian Defence Ministry

Siapakah Ilmuwan Nuklir Iran Fakhrizadeh yang Dibunuh? (Bagian 3)

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 November 2020, 22:16 WIB
Berbicara kepada media pemerintah, Abbasi-Davani mengatakan Fakhrizadeh telah bekerja di semua bidang untuk mendukung kegiatan nuklir...
AFP/Iranian Defence Ministry

Siapakah Ilmuwan Nuklir Iran Fakhrizadeh yang Dibunuh? (Bagian 2)

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 November 2020, 22:11 WIB
Sebelum Netanyahu membicarakannya, Fakhrizadeh telah muncul dalam dokumen Badan Energi Atom Internasional pada Desember...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya