Selasa 19 November 2019, 09:34 WIB

AS Sebut Permukiman Israel di Tepi Barat tidak Lagi Ilegal

Willy Haryono | Internasional
AS Sebut Permukiman Israel di Tepi Barat tidak Lagi Ilegal

AFP/AHMAD GHARABLI
Permukiman Israel di dekat Kota Ramallah, Tepi Barat, Palestina

 

AMERIKA Serikat (AS) mengubah posisi mereka terhadap isu permukiman Israel di Tepi Barat dan tidak lagi memandangnya sebagai sesuatu yang ilegal.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan status Tepi Barat adalah sesuatu yang harus dinegosiasikan langsung oleh Israel dan Palestina.

"Setelah mempelajari perdebatan semua kubu secara seksama , AS menyimpulkan pembangunan permukiman sipil Israel di Tepi Barat tidak lagi inkonsisten dengan hukum internasional," kata Pompeo kepada awak media, dilansir dari BBC, Selasa (19/11).

"Menyebut pendirian permukiman sipil (Israel) sebagai sesuatu yang inkonsisten terhadap hukum internasional tidak mampu mendorong berlanjutnya proses perdamaian," lanjut dia.

Baca juga: Penembakan di Oklahoma, Tiga Orang Tewas

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik langkah AS itu. Menurutnya, pergeseran posisi AS ini telah memperbaiki kesalahan historis dan menyerukan negara-negara lain untuk mengikuti langkah Washington.

Sementara kepala negosiator Palestina Saeb Ereket menilai keputusan AS sebagai risiko terhadap stabilitas, keamanan dan perdamaian global. Perubahan posisi AS juga berpotensi mengganti hukum internasional dengan hukum rimba.

Permukiman di Tepi Barat adalah salah satu isu yang paling sering diperdebatkan Israel dan Palestina.

Sekitar 600 ribu Yahudi tinggal di 140 permukiman sejak pendudukan Israel atas Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Sebagian besar negara di dunia menganggap permukiman tersebut ilegal di bawah hukum internasional.

Palestina sejak lama menyerukan agar semua permukiman Israel di Tepi Barat dihilangkan. Palestina menyebut kehadiran permukiman Israel membuat cita-cita mendirikan negara independen di masa mendatang akan sulit, atau bahkan mustahil terwujud. (Medcom/OL-2)

Baca Juga

Frederic J. BROWN / AFP

CDC Akan Persingkat Masa Karantina Pasien Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 02 Desember 2020, 09:46 WIB
CDC akan memangkas masa karantina bagi pasien terkonfirmasi covid-19 dari 14 hari menjadi 7 atai 10 hari apabila dari hasil swab test...
AFP/MANDEL NGAN

Jaksa Agung AS Pastikan tidak Ada Bukti Kecurangan dalam Pemilu

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 02 Desember 2020, 07:47 WIB
Barr mengeluarkan komentar tersebut saat timses Trump terus berusaha membuktikan telah terjadi kecurangan di Negara Bagian Georgia,...
AFP/CHRIS JACKSON / BUCKINGHAM PALACE

Ratu Elizabeth akan Absen di Perayaan Natal karena Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 02 Desember 2020, 07:29 WIB
Bangsawan berusia 94 tahun itu dan suaminya, Pangeran Philip, biasanya merayakan pesta natal di Sandringham bersama anggota keluarga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya