Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kapal selam Prancis yang hilang di Laut Mediterania pada 1968 telah ditemukan. Hal itu diungkapkan otoritas Prancis, Senin (22/7).
Penemuan itu mengakhiri penantian selama 51 tahun bagi keluarga awal kapal yang mencari jawaban atas nasib kerabat mereka.
Kapal selam tenaga diesel Minerve hilang di lepas pantai selatan Prancis dengan 52 awak mereka pada 27 Januari 1968.
"Kami menemukan Kapal Selam Minerve tadi malam 45 kilometer di selatan Toulon, sekitar 20 kilometer lebih selatan dari tempat kami melakukan pencarian pada 1968," ungkap Komandan Wilayah Maritim Mediterania Prancis, Laksamana Muda Charles Henri du Che.
Baca juga: PM Inggris Bahas Soal Penyitaan Kapal Inggris oleh Otoritas Iran
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly, lewat Twitter, memuji penemuan itu sebagai sebuah kesuksesan dan kelegaan sembari menambahkan dirinya berbahagia untuk keluarga yang telah menanti sedemikian lama.
Pada awal tahun ini, Parly memerintahkan operasi pencarian baru yang mencakup kapal Angkatan Laut dan pakar maritim setelah ada tuntutan baru dari keluarga awak kapal.
"Ini adalah sebuah kelegaan, sangat emosional," ungkap putra kapten Minerve, Herve Fayvre
Penemuan kapal selam itu terjadi pada Minggu (21/7) oleh kapal milik perusahaan Amerika Serikat (AS), Ocean Infinity. Minerve ditemukan di kedalaman 2.370 meter. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved