Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK kali pertama dalam tempo lebih dari 200 tahun, Kaisar Jepang akan turun tahta pada Selasa (30/4) dan memulai era baru dalam kerajaan tertua di dunia itu.
Dalam serangkaian upacara khidmat, Kaisar Akihito akan menyerahkan posisinya kepada putra tertuanya, Putra Mahkota Naruhito. Upcara itu juga akan mengawali era baru kerajaan Jepang yaitu Reiwa yang berarti harmonis yang indah.
Prosesi turun tahta itu berujung pada masa libur selama 10 hari di Jepang yang berlangsung bersamaan dengan perayaan Golden Week pada Mei.
Tepat pukul 17.00 waktu setempat (15.00 WIB), Kaisar Akihito akan secara resmi turun tahta dalam upacara selama 10 menit di Matsu-no-Ma (Ruang Cemara), ruang yang dipandang terindah di Istana Kerajaan Jepang.
Baca juga: Libur Panjang Sebabkan Warga Jepang malah Kebingungan
Ritual itu akan dilakukan dengan menampilkan sejumlah benda warisan kerajaan seperti pedang dan perhiasan yang dipandang sebagai bukti keabsahan seorang kaisar.
Namun, Naruhito tidak akan menjadi kaisar Jepang hingga pergantian hari dan akan resmi dilantik dalam upcara kedua pada Rabu (1/5) pukul 10.30 waktu setempat (8.30 WIB) sebelum berbicara kepada publik untuk pertama kalinya tidak lama kemudian.
Kaisar Akihito yang dicintai mengejutkan warga Jepang ketika pada 2016 mengumumkan akan turun tahta dengan alasan usianya yang sudah lanjut dan kesehatannya yang memburuk.
Adapun upacara pelatikan kaisar Jepang yang lebih mewah dan terbuka akan digelar pada 22 Oktober mendatang. Upacara itu akan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara sahabat. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved