Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Indonesia Upayakan Konsensus Global Lawan Terorisme

Tesa Oktiana Surbakti
03/4/2019 20:10
Indonesia Upayakan Konsensus Global Lawan Terorisme
Menlu RI Retno Marsudi(ANTARA/Hafidz Mubarak A)

MENTERI Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menekankan tidak ada satupun negara yang terbebas dari rasisme, intoleransi, dan kebencian.

Hal itu disampaikan Retno Marsudi dalam pengesahan resolusi Sidang Majelis Umum (SMU) PBB, untuk memerangi terorisme dan tindakan kekerasan yang dimotivasi kebencian terhadap agama.

Sebagai tanggapan dari semakin berkembangnya fenomena tersebut, Retno menegaskan perlunya aksi bersama untuk mendorong dialog global yang mempromosikan toleransi dan perdamaian. Upaya itu termasuk memajukan dialog antaragama dan antarperadaban di dunia.

Sebagai negara yang terdiri atas berbagai ras, suku etnis, dan agama, Indonesia menyampaikan kesiapannya untuk berbagi pengalaman mengenai kultur kebhinekaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Negara ini merupakan salah satu dari co-sponsor resolusi yang dengan tegas menyikapi aksi terorisme di Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019. Indonesia mengecam keras aksi terorisme yang menyebabkan 50 korban meninggal, termasuk satu warga negara Indonesia, serta puluhan korban cedera lainnya.


Baca juga: Brunei Resmi Berlakukan Hukuman Rajam Sampai Mati bagi LGBT


Sebelumnya, pada 15 Maret 2019, Indonesia bersama Kuwait telah mensponsori Press Statement DK PBB yang mengutuk kejadian keji tersebut.

Dengan disahkannya Resolusi SMU PBB melalui konsensus, maka upaya Indonesia untuk menyikapi secara cepat dan tegas aksi terorisme di Christchurch, berhasil mendapatkan dukungan lebih luas dari negara-negara di dunia.

Pada saat yang sama, Retno menggarisbawahi pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan dan memelihara budaya toleransi di kalangan masyarakat.

"Kami mengapresiasi pimpinan dan masyarakat Selandia Baru yang cepat bereaksi dan menunjukkan solidaritasnya terhadap umat muslim pascaaksi terorisme di Christchurch," ujar Retno dalam keterangan resmi, Rabu (3/4). (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya