Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUTUSAN untuk mencoret buku harian Anne Frank dari kurikulum sekolah di Kroasia memancing protes di negara Balkan itu. Sekitar 3 ribu orang, Kamis (14/2), menandatangani petisi meminta keputusan itu dibatalkan.
Remaja Yahudi itu menulis The Diary of a Young Girl saat bersembunyi dari Nazi di sebuah loteng di Amsterdam antara Juni 1942 dan Agustus 1944. Lebih dari 30 juta kopi buku itu telah dijual dalam 67 bahasa.
Buku yang sebelumnya masuk dalam daftar baca di Kroasia itu dikeluarkan dari kurikulum sekolah.
Baca juga: Apartemen di Turki Ambruk, Empat Orang Ditahan
"Holocaust bukanlah masalah yang bisa dilewati," ungkap petisi tersebut.
Menteri Pendidikan Kroasia Blazenka Divjak lewat Facebook mengatakan dirinya menerima kritik terkait pencoretan itu dan akan meminta guru-guru untuk memberikan rekomendasi mereka mengenai buku yang harus dibaca para pelajar Kroasia. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved