Rabu 23 Januari 2019, 10:45 WIB

Mabuk, Pria Rusia Berusaha Bajak Pesawat

Antara | Internasional
Mabuk, Pria Rusia Berusaha Bajak Pesawat

Wikipedia

 

SEORANG pria Rusia yang gagal membajak sebuah pesawat milik maskapai Aeroflot ditahan polisi, Selasa (22/1), setelah pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di Siberia.

Penumpang tersebut, yang mengaku bersenjata, berusaha masuk ke kokpit dalam penerbangan dari Kota Surgut, Siberia, ke Moskow dan menuntut penerbangan SU 1515 Aeroflot mengubah jalur penerbangan dan terbang ke Afghanistan, menurut kantor-kantor berita Rusia.

Kemudian ternyata dia hanya menggertak dan tidak bersenjata.

Saluran televisi negara Rossiya-24 memperlihatkan rekaman mengenai sejumlah petugas keamanan yang mengenakan penutup muka menahan pria itu di dalam pesawat dan membawanya keluar dengan tangannya diborgol.

Baca juga: Turki Rencanakan Penyelidikan Internasional

"Para penumpang dan awak pesawat di pesawat turun dengan selamat dan tanpa luka-luka," kata Aeroflot dalam pernyataannya.

Insiden-insiden mabuk yang melibatkan penumpang pada penerbangan komersial di Rusia cukup umum, walau tidak biasa terjadi dalam penerbangan yang meminta rutenya dialihkan.

Komite Investigasi Rusia mengatakan pihaknya telah membuka penyelidikan atas pria tersebut yang menghadapi tuduhan pembajakan sebuah pesawat dengan mengancam menggunakan kekerasan  Jika terbukti bersalah, pelakunya akan dijatuhi hukuman penjara antara tujuh hingga 12 tahun. (OL-2)

Baca Juga

AFP

Korea Selatan Catat Kasus Harian Covid-19 Tertinggi

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 21:19 WIB
KOREA Selatan kembali mencatat jumlah kasus harian covid-19 tertinggi pada Minggu...
INDRANIL MUKHERJEE / AFP

India Catat Kasus Harian Covid-19 Lebih dari 330.000

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 23 Januari 2022, 19:31 WIB
India melaporkan 333.533 infeksi baru covid-19 selama 24 jam terakhir dengan 525 orang...
AFP.

Badan Bantuan MSF Kecam Koalisi Saudi Serang Penjara Yaman

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 23 Januari 2022, 18:50 WIB
Kelompok hak asasi telah lama mengkritik koalisi atas korban sipil dalam pengeboman...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya