Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH majalah mingguan di Jepang melayangkan permohonan maaf karena memuat konten yang dianggap merendahkan wanita. Konten yang dimaksud diterbitkan pada akhir Desember 2018 dan berisi soal rangking universitas wanita yang siswinya disebutkan mudah diajak untuk berhubungan badan di sebuah pesta.
Artikel itu pun memancing kemarahan dan seorang wanita dikabarkan membuat petisi untuk memaksa redaksi majalah yang bernama Spa! itu agar meminta maaf serta meminta agar penjualan edisi tersebut disetop.
Petisi dibuat secara daring di change.org dan menyebut bahwa pembuatan rangking itu dinilai membuat wanita sebagai objek seks dan merendahkan kaum hawa. Ada 28 ribu orang yang diketahui menandatangani petisi.
“Kami minta maaf karena menggunakan bahasa yang sensasional untuk membuat pembaca seolah-olah bisa berhubungan dengan wanita dan membuat rangking … dengan nama asli universitas … akibatnya menyinggung pembaca,” kata majalah itu dalam keterangan resminya. (AFP/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved