Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Vietnam pada Jumat (15/6) malam, melakukan penyelidikan kriminal resmi terhadap seorang laki-laki warga Amerika Serikat (AS). Ia merupakan satu di antara 40 orang yang ditangkap selama demonstrasi langka di negara itu, pekan lalu.
Warga AS bernama William Anh Nguyen, 32, ditahan di Ho Chi Minh City pada Minggu (10/6), saat demonstrasi memprotes proposal pemerintah untuk memberikan sewa lahan yang lama di zona ekonomi khusus baru.
Banyak pengunjuk rasa khawatir lahan itu akan diserahkan ke Tiongkok. Ribuan orang berkumpul untuk menuntut pemerintah tidak menyewakan tanah ke Tiongkok bahkan untuk satu hari pun.
Unjuk rasa berubah menjadi kekerasan di beberapa tempat termasuk Provinsi Binh Thuan di selatan tempat para demonstran membakar bus polisi dan merusak properti pemerintah.
Polisi Kota Ho Chi Minh mengatakan Nguyen sedang diselidiki atas tindakan mengganggu ketertiban umum. Ia dituduh menghasut para demonstran dan mencoba merusak properti publik.
Pihak berwenang juga membagikan selebaran dan mengirim pesan teks di Kota Ho Chi Minh pada pekan ini, memperingatkan warga untuk tidak bergabung dengan pertemuan ilegal. Polisi pun bersiaga maksimal di kota itu pada Sabtu (16/6).
"Setelah melihat orang-orang mencoba membalikkan sebuah truk pick-up polisi untuk membuka jalan bagi para demonstran, William Anh berusaha membantu mereka membalikkan kendaraan," kata laporan surat kabar resmi kepolisian Kota Ho Chi Minh.
Penyelidikan bisa mengarah pada tuduhan resmi dan berarti Nguyen kemungkinan akan tetap dalam tahanan sampai pemeriksaan selesai. Lulusan Yale kelahiran Texas itu masuk Vietnam pada hari libur sebelum pergi ke Singapura di mana ia akan menerima gelar Master bulan depan.
Teman-teman Nguyen mengatakan dia terluka sebelum penangkapannya, mengutip rekaman di media sosial yang menunjukkan dia luka berdarah di kepalanya saat diseret ke kendaraan oleh laki-laki lain berpakaian preman.
Dia dikunjungi oleh pejabat konsulat AS di penjara pada Jumat dan dalam kondisi baik. Seorang juru bicara departemen luar negeri AS mengatakan mereka prihatin dengan laporan bahwa Nguyen terluka, dan pejabat Amerika mendorong untuk melanjutkan akses konsuler ke Nguyen.
"Dia tampaknya sehat, kami tidak tahu apakah dia menerima perawatan medis karena cedera kepalanya," kata Kevin Webb, teman keluarga Nguyen yang bekerja melobi para anggota parlemen di Washington untuk pembebasan Nguyen.
Teman-teman dan keluarganya mengatakan dia tidak membawa agenda politik dan berada di sana untuk merayakan hak untuk berkumpul bebas. "Dia tidak ada untuk mengekspresikan segala jenis pesan politik," kata Mary Daniel.
Rancangan undang-undang tentang zona ekonomi khusus tidak menyebutkan pemberian tanah ke Tiongkok, tetapi memicu ketegangan. Hanoi dan Beijing memiliki hubungan historis yang kurang harmonis sejak perang perbatasan berdarah 1979 dan ketegangan sering melonjak di wilayah sengketa di Laut Cina Selatan. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved