Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Selama Dua Tahun, Mahathir Akan Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Malaysia

Denny Parsaulian Sinaga
10/6/2018 13:05
Selama Dua Tahun, Mahathir Akan Prioritaskan Pemulihan Ekonomi Malaysia
(PM Malaysia Mahathir Mohamad -- AFP PHOTO / Manan VATSYAYANA )

PERDANA Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, yang sebelumnya menyatakan niatnya untuk mempertahankan posisinya selama dua tahun, telah menekankan bahwa pemerintah akan memprioritaskan pemulihan kekayaan dan menyelamatkan ekonomi negara selama periode ini.

Namun, dia mengatakan dua tahun itu bukan jangka tenggat waktu, tetapi lebih merupakan sebuah proposal yang mungkin saja bisa dicapai lebih cepat nantinya, tergantung pada keadaan.

“Jika memungkinkan, dalam waktu dekat, saya ingin mengatasi semua masalah yang dihadapi. Itulah prioritas saya untuk memulihkan kekayaan dan ekonomi serta membuat negara yang progresif," ujarnya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sinar Harian di Perdana Leadership Foundation baru-baru ini.

"Uang tidak penting jika saya berhasil. Yang penting adalah kepuasan kerja. Ini yang saya kerjakan," sambungnya.

Wawancara tersebut antara lain membahas peran Pakatan Harapan dalam memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh pemerintahan sebelumnya, fokus mengurangi utang nasional, mempertahankan hubungan dengan institusi Kerajaan, dan fokus utama Mahathir dalam membantu pemerintah saat ini.

Menyinggung utang Malaysia saat ini lebih dari RM1 triliun, Mahathir mengatakan seharusnya tidak ada negara yang memiliki utang di luar kemampuannya dan menyatakan terkejut mengapa pemerintah sebelumnya membiarkannya terjadi.

Pemerintah terdahulu, kata Mahathir, adalah memperoleh sebagian besar pinjaman dari negara lain, dan bank asing dengan suku bunga tinggi, serta dari sumber-sumber lokal.

Mahathir mengatakan sementara itu, hal utama bagi pemerintah di bawah Pakatan Harapan sekarang adalah memastikan bahwa pinjaman dapat dilunasi.

Atas dasar kebijakan ini, Pakatan Harapan telah memutuskan untuk mengurangi utang sambil mencari cara untuk mencapai hal ini.

“Itu sebabnya kami tidak akan membelanjakan lagi. Kami ingin mengurangi. Jika kita akan membayar, kita harus menemukan cara.Bukan meminjam untuk membayar, karena negara h ñpasti tidak memiliki utang di luar kemampuannya. Kita akan menghabiskan sesuai dengan apa yang kita mampu, ” tambahnya.

Perdana Menteri menekankan bahwa ini juga merupakan alasan dari aspek keuangan mengapa keuangan harus diperhatikan, untuk memastikan tidak terperosok dalam utang.

“Seperti (berutang) dengan Ah Long. Jika kita tidak bisa membayar, mereka akan memukuli kita. Sama halnya, jika kita tidak dapat membayar, dia (pihak yang memperpanjang pinjaman) akan memukul kita, tetapi lebih dalam kata-kata seperti "Aku akan membuatmu bangkrut," katanya. (ChannelNewsAsia/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya