Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Australia Julie Bishop pada Selasa (5/6) mengkritik Tiongkok karena menekan perusahaan penerbangan nasional Qantas Airways Ltd untuk mengubah Taiwan sebagai wilayah Tiongkok dalam laman situs mereka, yang meningkatkan ketegangan di antara kedua negara itu.
Qantas pada Senin menyatakan telah memutuskan mematuhi permintaan Beijing untuk menghapus rujukan di laman mereka atau pada muatan lain, yang menunjukkan Taiwan, Hongkong, dan Makau adalah negara merdeka dari Tiongkok.
Pemerintah Australia menganut Kebijakan Satu China, yang berarti tidak mengakui Taiwan sebagai negara. Namun, Bishop dalam pernyataan dalam surat elektronika, menyatakan bahwa perusahaan swasta harus dapat melakukan kegiatan usaha bebas dari tekanan politik pemerintah.
"Keputusan tentang bagaimana Qantas membangun lamannya adalah masalah perusahaan," katanya.
Kedutaan Tiongkok di Australia belum menanggapi permintaan untuk mengomentari isu ini. Taiwan diklaim oleh Beijing sebagai bagian wilayahnya. Hal ini telah menjadi salah satu isu yang paling sensitif di Tiongkok serta berpotensi titik panas militer.
Sedangkan Hongkong dan Makau merupakan bekas koloni Eropa yang kini menjadi bagian dari Tiongkok, tetapi sebagian besar dijalankan secara otonom.
Hubungan Sino-Australia telah memburuk dalam beberapa bulan terakhir, hanya dua tahun setelah kesepakatan pakta perdagangan bebas setelah Canberra menuduh Beijing mencampuri urusan dalam negerinya.
Perdana Menteri Malcolm Turnbull merujuk pada laporan yang mengganggu dengan campur tangan Tiongkok, ketika ia mengumumkan rencana pada akhir 2017 untuk memperkenalkan undang-undang baru yang keras untuk membatasi pengaruh asing, termasuk larangan donasi politik lepas pantai.
Tiongkok membantah tuduhan tersebut dan mengajukan protes diplomatik resmi sebagai tanggapan. (Ant/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved