Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH memenangi pemilu, Mahathir kini harus mengurus perselisihan aliansi dari empat partai. Ia pun mempunyai tugas membuka jalan bagi pemimpin oposisi yang dipenjarakan, Anwar Ibrahim, untuk menjadi perdana menteri berikutnya.
Tokoh oposisi Anwar Ibrahim yang akan dibebaskan pada Juni mendatang. Anwar, mantan anak didik Mahathir yang lain selain Najib yang dulunya berpisah secara sengit sebelum bersatu kembali untuk menggulingkan Najib.
"Saya harus mengatur diri menjadi presiden dari empat partai berbeda. Iniakan menjadi persoalan," kata Mahathir.
Kembalinya Mahathir ke garis depan politik memutarbalikkan nasib partai oposisi Pakatan Harapan yang mendukungnya. Mahathir berjanji untuk memberi Anwar pengampunan kerajaan dan kemudian menyerahkan jabatan perdana kepadanya.
Partai oposisi juga akan mengisi pemerintahan, menggeser kedudukan Barisan Nasional yang berkuasa di Malaysia sejak negara merdeka pada 1957.
Hasil resmi dari Komisi Pemilihan menunjukkan Pakatan Harapan, bersama dengan sekutu kecil, telah mengamankan 121 kursi parlemen yang mana 112 kursi dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.
Barisan Nasional mendapat 79 kursi, penurunan dramatis dari 133 yang mereka pegang sebelumnya. Kemenangan oposisi ini sangat mencolok ketika para kritikus mengatakan Najib mencoba semua hal untuk mempertahankan kekuasaan.
Mulai dari pemilihan umum pada hari kerja yang biasanya pada akhir pekan, dugaan korupsi Najib dan partainya yang semakin dibicarakan, biaya hidup yang mahal, dan politik rasial di negara multi-etnis tersebut.
Najib tidak terlihat di manapun saat malam pengumuman dan diyakini bersembunyi di dalam rumahnya untuk berbicara dengan anggota senior Barisan Nasional.
Kemunculan Mahathir dianggap sebagai orang yang tepat untuk menghadapi Najib. Dia adalah seorang nasionalis Melayu yang setia yang dapat masuk ke kelompok etnis terbesar di negara itu. Kekuasaanya dahulu dikenang sebagai masa yang sejahtera dalam sejarah Malaysia.
Kendati demikian Mahathir juga dianggap sebagai pemimpin yang otoriter dan lawan-lawan politiknya masuk penjara selama masa jabatannya. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved