Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Pemimpin Veteran Malaysia, Mahathir Mohamad, memenangkan pemilihan umum sebagai perdana menteri ke-7 Malaysia pada Kamis (10/5), memukul mundur rezim Najib Razak yang telah memimpin selama lebih dari enam dekade. Sementara bagi Najib kekalahan itu dapat menjadi awal yang buruk. Mahathir telah berjanji untuk membawanya ke pengadilan atas tuduhan korupsi miliaran dolar dari dana 1MDB, kekayaan negara.
Laki-laki yang terlah berusia 92 tahun itu akan menjadi perdana menteri tertua di dunia setelah sebelumnya menguasai negara itu selama 22 tahun lalu pensiun. Aliansi Mahathir, yang mengandalkan suara perkotaan dan dukungan dari minoritas etnis Tiongkok dan masyarakat India, berharap pemimpin Melayu veteran itu akan menang atas pemilih yang biasanya setia kepada BN.
Mahathir pernah menjadi mentor Najib, tetapi mereka bentrok setelah perbedaan mengenai skandal korupsi 1MDB PM Najib Razak, di mana miliaran dolar diduga tersedot ke luar negeri tersebut.
Skandal ini sedang diselidiki oleh setidaknya enam negara, meskipun Jaksa Agung Malaysia membersihkan Najib dari kesalahan apa pun. Mahathir berjanji untuk menyelidiki skandal itu jika terpilih dan untuk membawa dananya kembali ke Malaysia.
Ditanya pada konferensi pers setelah kemenangannya, Kamis (9/5), apakah Najib akan dituntut, Mahathir mengatakan, "Kami tidak membalas dendam. Kami ingin memulihkan supremasi hukum. Jika ada yang melanggar hukum, dan itu termasuk seorang wartawan, mereka akan dibawa ke hadapan pengadilan." (Antara/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved