Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jadi PM Tertua di Dunia, Mahathir Mohammad Kembali Pimpin Malaysia

MICOM
10/5/2018 11:00
Jadi PM Tertua di Dunia, Mahathir Mohammad Kembali Pimpin Malaysia
Former Malaysian prime minister and opposition candidate Mahathir Mohamad (C) celebrates with his coalition leaders during a press conference in Kuala Lumpur on early May 10, 2018. Malaysia's opposition alliance headed by veteran ex-leader Mahathir Mohama(AFP/VATSYAYANA)

MAHATHIR Mohamad akan dilantik menjadi pemimpin tertua di dunia pada Kamis (10/5), setelah aliansi oposisi menang secara mengejutkan dalam pemilihan umum, mengakhiri enam dasawarsa pemerintahan koalisi yang dulu pernah dipimpinnya.

Warga Malaysia merayakan kemenangan bersejarah pria berusia 92 tahun tersebut atas Perdana Menteri Najib Razak. Najib jatuh elektabilitasnya karena peningkatan biaya hidup dan berada di tengah skandal korupsi miliaran dolar di 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Mahathir pernah memimpin negara Asia Tenggara itu selama 22 tahun. Kembalinya Mahathir secara tidak terduga menjadi perdana menteri mengakhiri pemerintahan Barisan Nasional (BN), yang sebelumnya tidak tergoyahkan, yang memerintah Malaysia sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1957.

"Kami tidak membalas dendam. Yang kami inginkan adalah memulihkan hukum," kata Mahathir tentang pemerintahan Najib, yang diliputi skandal.

Mahathir tampak gembira dan sigap dalam konferensi pers saat mengklaim kemenangan semalam. Ia bahkan bercanda dengan wartawan, dan akan melakukan audiensi dengan Raja Malaysia, hari ini.

Raja akan menandatangani surat pengangkatannya sebagai perdana menteri monarki konstitusional Malaysia selama upacara di istana kerajaan di ibu kota, Kuala Lumpur.

Dia belum berbicara secara terbuka sejak hasil diumumkan, tetapi anggota kabinetnya mengatakan mereka akan menerima kehendak rakyat. Najib juga diperkirakan akan berbicara dengan media pada pukul 09.45 (08.45 WIB). (Antara/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya