Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pasca Kebijakan Trump, Palestina Tinjau Ulang Kesepakatan Yang Sudah Dibuat

MICOM
02/1/2018 15:49
Pasca Kebijakan Trump, Palestina Tinjau Ulang Kesepakatan Yang Sudah Dibuat
(AFP/Francois Mori)

KONFLIK Palestina-Isreal dipastikan pada waktu-waktu mendatang semakin runyam setelah Amarika Serikat yang selama ini dinilai bisa berperan sebagai pihak penengah buyar setelah sikap Presiden AS Donald Trump yang berterus terang memihak Israel.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Selasa (2/1) menegaskan Palestina akan meninjau kembali kesepakatan-kesepakatan dengan Israel yang sudah dibuat selama ini setelah PM Israel Benjamin Netanyahu terus mengingkari kesepakatan dengan membangun permukiman Yahudi di Tepi Barat.

Abbas mengatakan dalam pernyataan yang dipublikasikan di kantor berita resmi Palestina (WAFA) dia akan mempertimbangkan keputusan penting untuk meminta pertanggungjawaban Israel terhadap pelanggaran hukum internasional itu.

"Kami akan membuat keputusan penting pada 2018 ini, termasuk persoalan hukum internasional, agar Israel bertanggung jawab atas kuburannya dan pelanggaran hukum internasional lain yang dia lakukan secara sistematis. Kita juga akan meninjau ulang kesepakatan perjanjian yang sudah ditandatangani dengan Israel, "katanya.

Menurut pernyataan Abbas yang dilansir WAFA, bahwa kesepakatannya dengan Partai Likud (partai PM Netanyahu yang sedang berkuasa di Israel) tidak dapat diambil tanpa dukungan penuh dari pemerintah AS yang menolak mengutuk permukiman Yahudi yang terus dibangun pemerintah zionis Israel di tanah bangsa Palestina.

Abbas juga mencatat bahwa Israel juga telah melakukan serangan sistematis dan kejahatan pendudukan dengan cara menindas warga Palestina. Abbas pada kesempatan itu juga mengimbau masyarakat internasional untuk mengambil tindakan dan melawan "hasutan Israel terhadap hak-hak Palestina".(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya