Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

IS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Ledakan Di Kawasan Intelijen

MICOM
25/12/2017 21:29
IS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Ledakan Di Kawasan Intelijen
(AP)

SELANG beberapa jam seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di dekat kawasan dekat Badan Intelijen Nasional Afghanistan, di Kabul, pada Senin (25/12), menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai dua warga sipil lainnya, kelompok Islamic State (IS) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Ledakan itu terjadi seminggu setelah kelompok tersebut menyerang sebuah sarana pelatihan dari badan yang sama, Direktorat Keamanan Nasional, di ibu kota Afghanistan, menghentikan aksi para penyerang dan pelaku tewas sebelum menyebabkan jatuhnya lebih banyak korban.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan melalui kantor berita kelompok itu, kantor berita Amaq mengatakan bahwa kelompok IS berada di balik serangan itu.

Di Kabul, petugas keamanan mengatakan ledakan itu terjadi ketika seorang pelaku bom bunuh diri mendekati pintu masuk kawasan gedung badan tersebut dengan berjalan kaki, dan kemudian meledakkan dirinya. Semua korban yang dilaporkan merupakan warga sipil yang sedang melewati kawasan itu.

Najib Danish, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan bahwa sedikit-dikitnya lima orang tewas dan dua lagi terluka. Kelompok setempat yang terhubung dengan jaringan kelompok IS, pertama kali masuk melalui Afghanistan timur dekat perbatasan dengan Pakistan pada awal 2015, semenjak itu mereka menjadi semakin aktif dan telah mengakui sejumlah serangan bunuh diri di Kabul dalam beberapa waktu belakangan.

Kelompok ini beberapa kali terlibat perselisihan dengan pemberontak Taliban dan sering menjadi sasaran serangan udara Amerika Serikat dan Pasukan Khusus yang beroperasi di benteng utama mereka, di Provinsi Nangarhar.

Namun, masih terdapat ketidakjelasan tentang bagaimana cara kelompok tersebut beroperasi dan sifat pasti hubungannya dengan kelompok IS di Irak dan Suriah.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya