Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

26 Tewas Tertimbun Tanah Longsor

18/12/2017 11:35
26 Tewas Tertimbun Tanah Longsor
(AFP)

TANAH longsor akibat terjangan badai tropis Kai-Tak menewaskan 26 orang di wilayah timur Filipina.

Selain korban tewas, pihak berwenang menyatakan 23 warga lainnya hilang.

Korban tewas ditemukan di Provinsi Pulau Kecil Biliran, sehari setelah badai itu menghampiri bagian timur negara kepulauan tersebut.

Badan bencana Filipina mengungkapkan pada Sabtu (16/12) badai Kai-Tak menyerang pulau-pulau besar, seperti Samar dan Leyte.

Akibatnya, jaringan listrik di 39 distrik dan kota terputus.

Dampak lainnya ialah jalan dan jembatan rusak parah.

Di lain hal, ribuan orang terdampar saat mudik untuk merayakan Natal di kampung halaman mereka.

Insiden terjadi sehari setelah badai tersebut menewaskan tiga orang saat menghantam bagian timur negara itu.

"Saya terdampar selama tiga hari, terpaksa tidur di dalam bus. Sekarang, saya hanya ingin pulang ke rumah keluarga saya untuk merayakan Natal bersama," kata Eliaquin Pilapil, petani berusia 55 tahun di sebuah pelabuhan di Kota Matnog, Provinsi Timur Sorsogon.

Menurut pihak berwenang, 15.500 penumpang terdampar karena layanan feri masih ditangguhkan di beberapa wilayah bagian tengah Filipina.

Kini badai telah melemah dengan kecepatan 90 km per jam.

Meski begitu, petugas bencana kemarin memper-ingatkan akan lebih banyak terjadi banjir dan tanah longsor.

Di Filipina, liburan Natal merupakan musim perjalanan yang sibuk karena penduduk negara itu mayoritas beragama Katolik. (Hym/I-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya