Selasa 12 Desember 2017, 16:57 WIB

Menlu RI- Palestina Bahas Langkah Strategis

MICOM | Internasional
Menlu RI- Palestina Bahas Langkah Strategis
 

MENTERI Luar Negeri RI Retno LP Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Palestina Riyad Al Maliki untuk membahas berbagai isu terkait Kota Yerusalem.

Pertemuan bilateral Menlu RI dengan Menlu Palestina itu dilakukan di Amman, Jordania pada Senin malam (11/12) pukul 21.15 (02.15 WIB), seperti disampaikan dalam keterangan yang dilansir laman Twitter resmi Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Selasa (12/12).

Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir dua jam itu kedua Menlu juga membahas berbagai upaya dan langkah untuk memperjuangkan hak dan kemerdekaan Palestina.

Menlu Retno menegaskan komitmen kuat rakyat dan Pemerintah Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina dan untuk menjadikan Yerusalem Timur sebagai ibukota dari negara Palestina.

Selanjutnya, kedua Menlu juga membahas hasil pertemuan dengan para Menlu negara anggota Liga Arab dan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (KTT LB OKI) yang akan dilaksanakan di Istanbul pada 13 Desember 2017.

Menlu RI sebelumnya telah menyampaikan harapan agar KTT OKI di Istanbul dapat membulatkan suara dan mempersatukan negara-negara OKI untuk membela Palestina. "Negara-negara OKI harus memanfaatkan momen ini tidak saja untuk membulatkan dukungannya terhadap penolakan kebijakan Amerika Serikat, akan tetapi yang lebih penting mendorong agar secepatnya dapat merealisasikan kemerdekaan Palestina," tutur Retno.

Menlu Retno menegaskan bahwa harapan masyarakat di negara-negara OKI sangat besar terhadap hasil KTT Luar Biasa OKI. Untuk itu, KTT Luar Biasa OKI tentang Palestina harus dapat menghasilkan pesan yang kuat, optimal dan dapat diimplementasi terkait penolakan negara-negara OKI terhadap langkah Amerika Serikat.

Selain itu, penting bagi OKI untuk menyepakati langkah konkret untuk mendukung kemerdekaan Palestina. "Tidak akan ada perdamaian yang adil dan hakiki di Timur Tengah sebelum ada
kemerdekaan Palestina," ujar Menlu Retno.

Dia menambahkan bahwa dukungan terhadap Palestina juga harus ditunjukan tidak saja secara politis, namun juga secara konkret dengan meningkatkan bantuan kemanusiaan, ekonomi dan pembangunan kapasitas.(OL-3)

Baca Juga

Mike FIALA / AFP

Tiongkok Berduka atas Kematian Mantan Pemimpin Jiang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 01 Desember 2022, 17:00 WIB
Tiongkok berduka atas kematian mantan pemimpin Jiang Zemin pada Kamis...
AFP

Pemimpin Selandia Baru-Finlandia Tolak Pertanyaan Soal Usia dan Jenis Kelamin

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:34 WIB
Baik PM Selandia Baru Jacinda Ardern maupun mitranya, PM Finlandia Sanna Marin, termasuk dalam kepala pemerintahan termuda di dunia,...
AFP

339 Juta Orang Kelaparan pada 2023, PBB: Butuh US$51,5 Miliar untuk Bantuan

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 01 Desember 2022, 16:16 WIB
Kebutuhan anggaran untuk bantuan kemanusiaan semakin meningkat, karena peristiwa ekstrem tahun ini berlanjut pada 2023. Seperti, konflik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya