Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyiagakan pasukannya untuk mengamankan rencana unjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat. Sejauh ini, Polri mengestimasi sekitar 200-an orang bakal turun ke jalan.
"Ada beberapa yang sudah mengajukan pemberitahuan aksi. Untuk hari ini ada 200 orang pengunjuk rasa," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul di Komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/12).
Martinus enggan menyebut jumlah pasti personel yang diturunkan mengawal jalannya unjuk rasa. Yang jelas, kata dia, penempatan personel disesuaikan dengan jumlah pengunjuk rasa yang ada.
"Kita harus menyesuaikan dengan dinamika yang ada. Kalau banyak massa, akan banyak juga Polri yang mengamankan," ujarnya.
Martinus mengatakan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas mengantisipasi unjuk rasa. Namun buka tutup arus di seputaran Kedubes Amerika bersifat situasional. "Enggak bisa ditutup seterusnya karena itu akses yang vital di sekitar wilayah Jakarta Pusat."
Siang ini, sejumlah elemen massa akan berunjuk rasa di depan Kedubes Amerika. Unjuk rasa terkait protes keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Salah satu elemen massa yang berunjuk rasa yakni Keluarga Besar Nadhlatul Ulama untuk Palestina. Agenda aksi bertajuk damai itu rencananya bakal diisi dengan orasi dan doa bersama, serta pembacaan pernyataan sikap. Aksi rencana akan dimulai pukul 13.30 WIB.(MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved