Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH fenomena sosial yang cukup miris terjadi di negara adidaya Amerika Serikat. Lebih dari empat juta anak-anak dan orang muda, dewasa di Amerika Serikat kehilangan tempat tinggal sehingga diantara mereka menggelandang. Fenomena tersebut berhasil direkam dari riset yang diadakan oleh University of Chicago dan dipublikasikan pada Rabu (15/11).
Mereka yang disebut tunawisma itu adalah orang-orang yang tinggal di jalanan dan di tempat penampungan, serta orang-orang yang tinggal sementara di rumah orang lain.
Riset itu memperkirakan dari sekitar 4,2 juta pemuda tunawisma, 700.000 diantaranya anak-anak berusia antara 13 dan 17 tahun serta 3,5 juta anak berusia 18 sampai 25 tahun.
Mayoritas pemuda berusia 18 sampai 25 tahun terkena dampak sejak masa kanak-kanak atau remaja. Salah satunya karena kematian anggota keluarga atau wali asuh.
Tingkat tunawisma terbilang serupa di kalangan kaum muda perkotaan dan pedesaan meskipun di pedesaan kurang terlihat.
Risiko tertentu juga terlihat pada remaja Afrika Amerika dan Hispanik, serta mereka yang mengidentifikasi diri sebagai lesbian, gay, biseksual, dan transgender.
"Kami memiliki kewajiban kolektif untuk memastikan semua anak muda memiliki kesempatan untuk sukses, mulai dari usia muda," kata Bryan Samuels peneliti dari University of Chicago. (AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved